02
January

 

HUMAS PAMEKASAN - Hari Pertama dalam tahun 2019 ini, Bupati Pamekasan mengambil langkah yang cukup berani, yakni menutup seluruh hiburan karaoke yang berada di wilayahnya, Selasa (1/1/19) pagi.

 

Penutupan tempat hiburan karaoke yang serba mengejutkan dilakukan oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan, Raja’ie, bersama rombongan Kapolres AKP Teguh Wibowo, Dandim 0826 Letkol Inf M Effendi, Pj Sekdakab Mohammad Alwi, Satpol PP, PCNU, Muhammadiyah, serta Laskar Pembela Islam (LPI).

 

Hotel dan Restoran Putri merupakan tujuan pertama bupati dan rombongan yang ditemui langsung oleh pemiliknya. Bupati menemui Lina (pemilik hotel) dan langsung mengutarakan maksud kedatangannya yang akan menutup hiburan karaoke.

 

Bupati menjelaskan kedatangannya untuk menutup tempat hiburan karaoke di lokasi itu, dan menyodorkan map oleh Satpol PP kepada Lina agar ditandatangani. "Mulai saat ini karoke di tempat ini ditutup dan tidak ada lagi tawar menawar. Itu map yang kami sodorkan sebagai tanda bukti penerimaan saja," kata Baddrut Tamam.

 

“Ini mau ditutup beneran ya Pak? Bagaimana nanti dengan nasib karyawan kami? Apa tidak ada pembicaraan lagi? Kok langsung ditutup begitu saja dan ini sepihak lho Pak,” ujar Lina mencoba meminta pengertian Bupati Pamekasan.

 

Namun akhirnya Lina menyetujui isi map tersebut setelah dialog. Selanjutnya, bupati dan rombongan menuju tempat karaoke yang lain. Walaupun tidak ada aktivitas, bupati dan waktil bupati tetap menempelkan stiker bertuliskan: 

 

"Pemberitahuan, berdasarkan Keputusan Bupati Pamekasan Nomor: 188/554/432.013/2018, tanggal 28 Desember 2018, memutuskan menutup sementara seluruh tempat usaha hiburan karaoke di Kabupaten Pamekasan, sambil menunggu pemberlakuan Perda tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Pamekasan, Nomor 3 Tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Hiburan dan Rekreasi."

 

Setelah itu rombongan bergerak ke tempat karaoke Puja Sera di Jl Niaga, Pamekasan. Tapi di lokasi itu pintu pagar tergembok dan tidak ada aktivitas sama sekali. Namun bupati tetap menempelkan stiker penutupan tempat hiburan karaoke dan selanjutnya menuju ke tempat hiburan karaoke yang lainnya

 

Dalam penutupan tersebut, ada lima tempat usaha hiburan dan karaoke di Pamekasan yang ditutup, yakni karaoke yang menyatu dengan Hotel dan Restoran Putri di Jl Trunojoyo, Kafe Puja Sera di Jl Niaga, Kafe & Resto King Man di Kelurahan Kolpajung, Kafe Kampung Q-ta di Jl Wahid Hasim, dan Karaoke Dapur Desa di Jl Raya Trasak, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (fal/hms)

 

29
December

Foto : Badrut Tamam

HUMAS PAMEKASAN - Bupati Pamekasan Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan untuk mengatasi masalah kemiskinan di daerahnya tidak menggunakan tehnik reaksi cepat, melainkan  menggunakan tehnik reaksi setragegis. Alasannya masalah kemiskinan membutuhkan kecermatan dan kematangan dalam menanganinya.

 

“Istilahnya atasi masalah kemiskinan itu bukan pakai tehnik unit reaksi cepat, akan tetapi tehnik unit reaksi setrategis,” tandasnya pada wartawan usai menghadiri sidang Paripurna DPRD Pamekasan penetapan RAPBD tahun 2019 menjadi APBD, digedung DPRD Pamekasan Pamekasan,  Kamis kemarin. 

 

Dikatakannya mengatasi masalah kemiskinan membutuhkan tehnik yang setrategis, agar upaya yang dilakukan bisa efektif. Langkah setrategis yang dimaksudkan itu antara lain masalah  tahapan, pemetaan persoalan dan perencanaan serta pembuatan program yang akan dilakukannya. 

 

Terkait masalah tahapan, lanjutnya, bisa dilakukan mulai dari hulu kehilir. Lalu tentang program bisa melalui berbagai bentuk program setrategis yang bisa mengangkat dan memberdayakan  ekonomi masyarakat. Masyarakat, kata dia, tidak baik jika dijejali dengana bantuan uang atau dana. Akan tetapi lebih tepat jika dalam bentuk program pemberdayaan.

 

“Orang miskin itu tidak baik kalau diberi uang saja, itu tidak  cocok. Yang harus kita lakukan adalah dibimbing bagaimana  mereka bisa berusaha dan berikhtiar agar mereka bisa bergerak dan dengan begitu maka ekonominya akan bangkit degan sendirinya,” jelasnya. 

 

Beberapa langkah strategis yang sering diungkapkan ke public  terkait dengan pengentasan kemiskinan, kata Badrut Tamam, adalah program pembentukan 10 ribu penguasaha baru yang akan realisasikan secara bertahap selama lima tahun. Pembentukan ribuan pengusaha itu dibangkitkan dari desa sesauai dengan potensi yang dimiliki masing masing desa.

 

Termasuk diantara program pemberdayaan ini adalah menetapkan agar tiap super market, toko modern dan pusat pembelanjaan di Pamekasan diwajibkan menyediakan minimal 25 persean dari barang dagangnnya produk-produk unggulan hasil produksi rakyat atau usaha kecil menengah yang ada di Pamekasan.  

 

Semantara itu pada saat sidang penetapn APBD tahun 2019 Baddrut Tamam mengungkapkan bahwa Indek Pembangunan Manusia (IPM) Pamekasan masih tergolong rendah jika dibandingkan dari lainnya di Jawa Timur, yakni berada dalam urutan ke 6 dari bawah dari seluruh daerah tingkat II di Jawa Timur. 

 

Mernghadapi kondiis itu, dia bertekad untuk benar benar serius membuat program kerja yang bagus stretegis dan terencana sehingga membuahkan hasil maksimal untuk perubahan Pamekasan. Dia juga mengakui dari data yang dimilikinya jumlah orang miskin di Pamekasan masih cukup besar yakni mencapai 135 ribu orang. (fal/hms)

29
December

Wabup Pamekasan Pimpin Razia Narkoba

Written by
Published in Kabar Terkini
Read 887 times

 

HUMAS PAMEKASAN – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e dan Kasat Narkoba Polres Pamekasan AKP Sjaiful Arif memimpin razia narkoba gabungan dari unsur polisi, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Jumat (28/12/2018) malam.

 

Sasaran razia adalah hotel dan rumah kos yang ada di Pamekasan dengan tujuan untuk menekan peredaran narkoba di wilayah itu. Selain itu, razia yang digelar pada malam hari itu, untuk menciptakan suasana kondusif menjelang pergantian Malam Tahun Baru 2019.

 

“Razia ini bertujuan untuk memberantas dan menekan peredaran narkoba di Pamekasan ini,” kata Sjaiful.

 

Sebelum melakukan razia, tim gabungan ini terlebih dahulu menggelar apel di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan yang juga Ketua BNNK Pamekasan.

 

Tim selanjutnya bergerak menuju titik sasaran operasi yang telah ditetapkan.

 

Razia narkoba oleh tim gabungan jni mulai pukul 19.30 WIB dan hingga pukul 21.30 WIB masih berlangsung dengan sasaran salah satu hotel yang berada di Jalan Jokotole, Pamekasan.

 

Semua tamu hotel diperiksa satu persatu dan dimintai identitas diri oleh petugas gabungan itu.

 

Petugas juga memeriksa kamar hotel yang ditempati para tamu dengan terlebih dahulu menunjukkan surat tugas yang mereka bawa.

 

“Mohon maaf, saat inj kami sedang melakukan tugas, yakni melakukan razia dan ini surat tugas kami,” kata petugas saat hendak melakukan pemeriksaan di salah satu hotel di Pamekasan. 

 

Selain dalam rangka menyambut pergantian Malam Tahun Baru 2019, razia narkoba gabungan antara polisi, TNI, Satpol-PP dan BNNK Pamekasan itu, juga untuk menekan peredaran narkoba di Pamekasan.

 

Sebab, berdasarkan data yang dirilis Polres Pamekasan, tingkat peredaran narkoba di wilayah itu masih tergolong tinggi.

 

Dalam kurung waktu 1 Januari hingga 27 Desember 2018, jumlah tersangka yang ditangkap petugas karena terlibat kasus narkoba sebanyak 98 orang dan beberapa diantara masih berusia dibawah umur. (fal/hms)

26
December

Foto : Badrut Tamam saat Silaturrahmi Pendopo Kec. Pamekasan

 

HUMAS PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama Forkopimda kembali menggelar silaturrahmi dengan tokoh masyarakat dikecamatan. Rabu kemarin giliran silaturrahmi dengan tokoh masyarakat di Pendopo kecamatan Kota Pamekasan. 

 

Rombongan Bupati bersama Forkopimda tiba dilokasi acara sekitar pukul 10.00 WIB. Dia didampingi wakilnya Raja'e dan Pj Sekdakab Pamekasan Moh Alwi dan  sejumlah pimpinan  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pamekasan.  

 

Silaturrahmi kali ini selain dihadiri tokoh masyarakat dan ulama juga dihadiri para lurah dan kepala desa se kecamatan Pamekasan. Silaturrahmi kali ini merupakan yang ke 12 dari 13 silaturrahmi kecamatan yang direncanakan. Rangkaian acara silaturrahmi dimulai dengan pembacaan istighosah dan tahlil bersama.

 

Dalam pengarahannya Baddut Tamam menyampaikan berbagai hal penting terkait pelaksanaan pembangunan Pamekasan. Pertama dia mengemukakan berbagai hal yang telah dilakukan selama belum 100 hari bekerja. Dia mengaku senang karena belum 100 hari telah banyak hasil positif yang diraihnya. 

 

“Diantaranya ini satu satunya di Indonesia kita ini belum 100 hari bekerja sudah bisa membangun mall pelayanan. Di Jawa Timur  Mall Pelayanan Publik ini baru ada empat. Namun yang Pamekasan bisa kita bentuk sebelum saya dan Pak Wabup bekerja mencapai 100 hari,” ungkapnya. 

 

Dibidang pendidikan agama, dia menegaskan pada tahun 2019 mendatang akan memberikan beasiswa bagi penghafal al quran. Selain itu juga beasiswa bagi siswa dan santri berprestasi.  Khusus penghafal al quran dia berharap minimal dalam tiap desa ada lima orang anak penghafal al quran.

 

“Tentang program beasiswa bagi santri dan penghafal al quran ini merupakan komitmen kami untuk merealisasikan tujuan kita sebagai kabupaten Gerbanag Salam (Gerakan pembangunan masyarakat yang islami). Mohon dukungan semua ulama dan tokoh masyarakat,” pintanya. 

 

Terkait dengan program perbaikan ekonomi masyarakat, dia menegaskan sesuai dengan visi dan misi yang dipejuangkan saat Pilkada,, dia merencanakan untuk menciptakan lanpagan kerja baru dengan mencetak 10 ribu pengusaha baru di Pamekasan. 

Untuk mencapai itu, kata dia, dalam tiap tahun harus tercipta  sebanyak 2000 orang pengusaha baru sehingga selama lima tahun kepemipinannya, akan tuntas 10 ribu penguasaha baru yang dijanjikan. Semua itu diharapkan akan akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat Pamekasan. 

 

“Karena itu kami meminta dukungan dan doa para ulama dan untuk kesuksesan program kami tersebut. Kami dan Pak Wabup  serta para pimian OPD ini tak ada apa apanya dan tidak akan bisa berbuat banyak jika tisakl mendapat dukungan dari para ajunan semua,” pintanya.

 

Badrut Tamam juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wabup serta seluruh pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Pamekasan insya Allah ihlas dan tulus bekerja untuk perbaikan  Pamekasan. “Bayangannya kalau pejabat itu ke neraka. Tidak, kami ingin masuk surga dan menjadikan pekerjaan ini sebagai ibadah,” pungkasnya. (fal/hms)

25
December

 

HUMAS PAMEKASAN - Dalam menghadapi malam pergantian tahun 2018 menjadi 2019, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengeluarkan imbauan kepada masyarakat tentang pergantian malam tahun baru 2019 menggunakan surat edaran nomor: 003.2/620/432.305/2018.

 

Bupati menyampaikan hal tersebut dimaksudkan untuk menciptakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat dalam menghadapi pergantian tahun.

 

"Sesuai Perda Kabupaten Pamekasan Nomor 3 Tahun 2015 tentang Hiburan dan Rekreasi dan Perda Kab. Pamekasan Nomor 1 Tahum 2017 tentang Ketertiban Sosial," jelasnya dalam imbauan.

 

Pada malam pergantian tahun baru 2019, ada 9 imbauan yang telah disampaikan Baddrut Tamam. Yakni, diimbau untuk tidak menyelenggarakan kegiatan hiburan dan pesta yang berhura-hura baik di tempat tertutup dan terbuka, dilarang menyelenggarakan kegiatan konvoi kendaraan dengan segala atribut dan sejenisnya, dilepaskan oleh petasan atau sejenisnya.

 

"Imbauan selanjutnya dilarang melakukan kebut-kebutan di jalan, dan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan Norma Hukum, Norma Agama, dan Norma Sosial. Pada malam pergantian tahun baru kawasan Arek Lancor tidak boleh ada kegiatan apa pun yang diinginkan massa," ucap Baddrut.

 

Sedangkan untuk Dinas Pendidikan, bupati meminta siswa-siswi untuk tidak menyelenggarakan kegiatan perayaan pada pergantian malam Tahun Baru, untuk Camat dan Lurah diharuskan mengadakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan lokal, seperti pengajian dan Patroli Keliling untuk meningkatkan akuntabilitas massa ke kota pada malam pergantian Tahun Baru.

 

"Kepada pemilik Toko, Hotel, Rumah Makan dan Restoran, serta usaha lain untuk tidak memaksakan pekerjanya menggunakan atribut Natal dan Tahun Baru," pungkasnya.

 

Baddrut Tamam juga sempat meninjau kesiapan pos pantau pengamanan hari natal dan tahun baru 2019 yang ada di areal monumen arek lancor, Senin (24/12) malam, yang langsung ditemui Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo dan Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf M. Efendi.(fal/hms)

19
December

Wabup Raja’ie terima penghargaan dari pimpinan PBPJS Ketenagakerjaan Pamekasan.

 

HUMAS PAMEKASAN  –Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan mempermudah koordinasi jika muncul masalah, semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Lurah dan Kepala Desa se Pamekasan diminta untuk tidak bepergian pada saat pergantian tahun mendatang.

 

 

Himbauan itu disampaikan Wakil Bupati Pamekasan Raja’e mewakili Bupati saat memberikan sambutan dalam peresmian Bulan Bhakti Gotong ke IV dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46 tahun 2018 di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Senin (17/12/18) kemarin.

 

 

Dalam acara itu, Wakil Bupati Raja’ie juga menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, sebagai pejabat yang memiliki kepedulian pada karyawan non ASN di daerahnya.

 

 

“Dalam menyambut pergantian tahun baru, pada tahun tahun sebelumnya selalu ada masalah yang tidak kita inginkan. Karena itu pada pergantian tahun ini menjadi kepedulian kita dan harus kita perhatikan serius, “ katanya.

 

 

Dia mengungkapkan bahwa sudah ada pimpinan OPD yang pamit untuk bepergian pada saat pergantian tahun nanti. Namun dia menolaknya dan tidak mengizinkannya. Karena pimpinan OPD diminta untuk tidak keluar kota atau bepergian pada saat pergantian tahun.

 

 

“Ini sangat penting karena khawatir ada kejadian atau hal hal yang tidak kita inginkan, tujuannya untuk melakukan antisipasi dan koordinasi dan menunjukkan kekompakan dalam menyelesaikan masalah, termasuik soal pergantian tahun,” jelasnya.

 

 

Pihak Pemkab sendiri, lanjut Raja’ie, juga akan terus membangun koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terjadi pada malam pergantian tahun nanti.

 

 

Sekedar diketahui, kegiatan yang biasa dilakukan anak anak muda Pamekasan saat malam pergantian tahun selama ini adalah bergeraknya kelompok anak anak muda desa menuju kota untuk melakukan aktifitas pergantian tahun di kota.

 

 

Aktifitas yang dilakukannya biasanya melakukan konvoi dengan mengendarai sepeda motor, bahkan ada yang naik mobil terbuka. Laki-laki dan perempuan keliling kota sambil bernyanyi dengan menggunakan aneka busana yang tidak etis.

 

 

Untuk mengatasi hal itu tidak terjadi lagi pada pergantian tahun ini, dihimbau agar para camat selalu melakukan koordinasi dengan kepala desa dan lurah. Jika memang ada kegiatan menyambut tahun baru maka kegiatan itu harus dipusatkan di balai desa dan bersifat mendidik.

 

 

Para camat, kepala desa dan lurah juga diminta untuk tidak membolehkan jika anak anak muda yang beramai ramai menuju kota untuk merayakan pergantian tahun baru di kota. Karena hal itu menjadi penyebab berkumpulnya massa di kota yang mengkhawatirkan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

 

 

Para camat, kepala desa serta lurah juga diminta untuk mendokumentasikan kagiatan para anak muda yang merayakan pergantian tahun di desa masing masing. (fal/hms)

18
December

 

HUMAS PAMEKASAN - Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama Forkopimda menggelar istighosah dan do’a bersama di  Kecamatan Galis dan Pademawu,  Kegiatan safari keagamaan di bumi gerbang salam, didamdidampingi Wabup Raja’ie, Forpimda, Sekdakab dan sejumlah pimpinan Orgainsasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

 

Kegiatan ini digelar tiga dalam satu minggu secara bergantian dilangsungkan di pendopo Kecamatan. Dimulai sejak tanggal 3 Desember 2018 dan direncanakan akan selesai pada 27 Desember mendatang.

 

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengemukakan, tujuan istighosah dan doa bersama intinya adalah silaturrahmi bersama aparat Kecamatan dan Forkopimcam, Kepala Desa dan para tokoh masyarakat. Maksudnya sebagai upaya mendekatkan antara Bupati sebagai pemimpin baru di Pamekasan dengan elemen masyarakat di tingkat Kecamatan.

 

“Ini kan momennya ketemu dengan warga di tiap kecamatan. Semampang ketemu dan silaturrahmi dengan para tokoh masyarakat, ulama pemuda dan elemen lainnya. maka pada saat itu pula memita agar didoakan secara bersama sama agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik memimpin Pamekasan lima tahun ke depan dan bisa berbuat banyak bagi kehidupan pemberdayan masyarakat,” tandasnya.

 

Dibacara silatulurahmi yang penekanan pada pemberdayaan masyarakat. Karena itu Bupati minta agar hidangana yang disajikan pada acara itu merupakan hasil kreasi UMK di desa dan hasil pertanian masyarakat misalna ketela pohon, pisang dan aneka hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

 

Tidak ada dialog khusus dalam acara istighosah dan doa bersama itu, namaun dalam acara tersebut banyak para ulama dan tokoh masyarakat yang ingin meminta penjelasan kepada Bupati tentang berbagai program prioritas yang telah berkali kali disampaikan oleh bapak bupati dalam berbagai kesempatan berbicara didepan publik.

 

Badrut Tamam, mantan anggota DPRD Jatim, menyampaikan program mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan pembangunan kota berbasis gerbang salam. Salah satu, menurut Bupati tentang rencana memberikan beasiswa bagi para santri dan para penghafal Al Quran. (fal/hms)

17
December

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Senin (17/12/18) hari ini melakukan soft launching Mall Pelayanan Public Pamekasan. Mall pelayanan yang akan menjadi pusat pelayanan semua jenis perijinan dan pelayanan lain itu dipusatkan di lantai dasar Gedung Islamic Center Jalan Trunojoyo Pamekasan.

 

 

Bagi kepeminpinan Baddrut Tamam dan wakilnya Raja’ie, peresmian Mall Pelayanan Publik ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Karena belum 100 hari mereka bekerja meminpin Pamekasan sejak dilantik akhir September lalu, telah bisa membuat terobosan program pusat pelayanan public di tempat yang strategis.

 

 

Launching Mall Pelayanan Publik itu ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Bupati dan pengguntingan pita. Bupati yang didampingi oleh Wakilnya Raja’ie, anggota Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemkab Pamekasan juga menyempatkan mengunjungi satu persatu unit layanan dari lembaga yang ada dalam Mall Pelayanan itu.

 

 

“Hari ini merupakan hari ke 56 kami bekerja di Pamekasan ini. Mall Pelayanan Public ini hasil kerja keras kita semua dengan teman teman OPD kerja lembur siang malam untuk memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat. Kami berterima kasih kepada teman teman semua termasuk juga atas partisipasi masyarakat, “ kata Baddrut Tamam pada wartawan usai acara launching.

 

 

Pendirian Mall Pelayanan Publik ini, kata dia, merupakan komitmen Pemkab Pamekasan untuk mempercepat mempermudah dan pempermurah pelayanan yang dibutuhkan rakyat. Selain itu juga Mall Pelayanan ini menjadi momentum untuk melakukan perbaikan dan peningkatan profesionalisme pelayanan birokrasi.

 

 

 

Baddrut Tamam, mengakui bahwa momentum launching ini masih merupakan langkah awal, langkah berikutnya akan dilakukan evaluasi secara kontinyu dan terarah sehingga mall pelayanan ini akan bisa memberikan pelayanan yang lebih modern dan memudahkan untuk mengurus semua kebutuhan ijin dan pelayann public.

 

 

“Mall pelayanan public ini pertama di Madura dan di Jatim merupakan kabupaten ke empat setelah Banyuwangi Surabaya dan Mojokerto. Kita akan upayakan agar langkah ini juga mendapat penghargaan MURI karena ini satu satunya di Indonesia yang bisa bikin Mall pelayanan dalam waktu sebelum 100 hari kinerja kepemimpinan bupati dan wakilnya,” katanya.

 

 

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perlayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Agus Mulyadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini instansi atau lembaga yang ikut menyediakan layanan di mall pelayanan ini baru ada 31 lembaga. Sebanyak 17 di antaranya lembaga OPD lingkungann Pemkab Pamekasan dan 14 lainnya lembaga vertikal.

 

 

“Ada 31 lembaga yang menempatkan unit layanannya di mall pelayanan ini. Dari jumlah itu ada sekitar 91 jenis pelayanan dan perijinan yang bisa dilakukan. Instansi vertikal diluar Pemkab antara lain Polres, PLN Perbankan, BUMN, Perpajakan, BPN, Kemenang dan lain sebagainya, ” pungkasnya. (fal/hms)

 

13
December

Foto : Baddrut Tamam Saat Rakor Investasi nomor  tiga dari kiri

 

HUMAS PAMEKASAN - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Selasa (11/12/18) menggelar Rapat Kordinasai Investasi bersama pengusaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Hotel Odaita Jalan Raya Sumenep Pamekasan dan dibuka oleh Bupati Baddrut Tamam. 

 

Para pengusaha yang diundang hadir dalam acara tersebut sekitar 120 orang berasal dari aneka ragam jenis usaha. Mereka  berasal dari Madura, Surabaya dan daerah lainnya di Jatim. Juga ada peserta yang berasal dari Jogjakarta, Bandung hingga berasal dari Jakarta.

 

Kepala DPMPTSP Agus Mulyadi mengemukakan tujuan dilaksanakannya Rakor investasi itu adalah untuk memberikan informasi secara detail kepada kalangan para pengusaha   tentang kemudahan dan prospek penanaman investasi di Pamekasan. 

 

“Selain Bapak Bupati, kami mengundang kalangan organisasi pengusaha, MUI,  Polres dan PLN untuk menjadi pemateri  dalam kegiatan Rakor ini dengan tujuan agar para peserta Rakor bisa memahami secara menyeluruh tentang prospek  berinvestasi di Pamekasan,” terang Agus.

 

Sementara itu Bupati Badrut Tamam menegaskan bahwa pihaknya akan menjamain keamanan, kemudahan dan kenyamana  berinvestasi  di Pamekasan. Karena itu dia meminta agar para pengusaha tidak takut dan ragu untuk berinvestasi di Pamekasan.

 

“Terus terang kami minta bapak bapak untuk menanamkan modal dan uangnya di Pamekasan. Saya jamin aman dan akan mempermudah untuk pengurusan perijinan dan akan kami lakukan secara gratis pula,” terangnya yang dikuti tepuk tangan peserta Rakor.

 

Bupati mengaku sejak dilantik menjadi pemimpin Pamekasan dirinya telah menerima kiriman ribuan pesan WA dari kalangan pencari kerja di Pamekasan. Pesan yang disampaikan mereka berupa permitaan bantuann kepada dirinya untuk dicarikan pekerjaan.

 

“Terus terang ada sekitar 2000 an WA yang saya terima dan itu tetap kami simpan rapi. WA itu berasal dari generasi muda pencari kerja yang secara tulus meminta pada saya jalan  keluarnya. Kalua ingat masalah ini saya sedih dan prihatin sekali,” ungkapnya.

 

Karena itu, lanjut dia, pihaknya merumuskan berbagai terobosan  untuk mencarikan solusi dalam masalah ketenaga kerjaan ini, diantaranya adalah program menciptakan 10 ribu pengusaha baru selama lima tahun kepemimpinnnya. Program itu akan dilaksanakan secara bertahap selama lima tahun.

 

“RPJMD kita pro pertumbuhan kemakmuran kesejahteraan dan profesionalisme agar bisa bersaing dengan kabupaten maju lainnya.  Pemerintah tak bisa bangun sendiri, bapak juga tak bisa kerja sendiri, kita perlu kerjasama,  sama semangatnya dorong kemakmuran. Karena itu tak ada alasan untuk persulit investasi,” tandasnya. (fal/hms)

11
December

Foto : Bupati Badrut Tamam bersama pengunjung melihat batik khas Pamekasan  

 

 

HUMAS PAMEKASAN - Bupati Badrut Tamam bersama tiga bupati  lainnya dari Madura mendapat penghargaan dari Mentri  Koperasi. Penghargaan diberikan karena mereka dinilai  memilik kepedulian yang tinggi dalam upaya memajukan dan promosi hasil produksi unggulan daerahnya.

 

Penghargaan diberikan pada saat emat daerah dari Madura yakni Pamekasan, Sampang, Sumenep dan Bangkalan menggelar pameran bersana produksi unggulan daerah, Rabu (05/12/2018) lalu, di Gedung Smesco Indonesia Jakarta Selatan. Acara ini digelar bekerjasama dengan Skills Enterprise dan juga pebisnis lain yang ada di Jakarta. Pameran tersebut dibuka oleh Menteri Koperasi.

 

“Atas inisiatif dan upaya dalam memajukan dan mengembangkan hasil produk unggulan Madura tersebut, empat kabupaten di Madura mendapat penghargaan langsung dari Menteri Koperasi, dana penghargaan itu diterima langsung oleh ampat bupati dari Madura tersebut," Kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan Drs Ec Jon Yuliyanto MM, Selasa (11/12/18).

 

Jon Yuliyanto menjelaskan pameran promosi produk unggulan Madura di Jakarta ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan  bersama empat bupati di Madura pada acara Semalam di Madura,  tanggal 28 Oktober 2017 lalu. Saat itu emat bupati di Madura sepakat untuk bersama sama mempromosikan produk unggulannya di Jakarta.   

 

Pameran promusi produk unggulan daerah tersebut, kata Jon Yulianto, bertujuan untuk meningkatkan dan mendorong agar usaha kecil menengah khususnya produk unggulan di daerah  mendapatkan perluasan pasar.

 

”Tema yang kita angkat : Madura menjemput asa menembus batas. Menjemput asa artinya dimana ada harapan disitu kami lakukan. Menembus Batas artinya kami Madura akan menunjukkan bahwa kami bisa, maju dan berkembang sampai kemanca negara sekalipun," ungkapnya.

 

Hari pertama pameran, kata Jon Yuliyanto, tepatnya tanggal 28 November 2018, Stand Pamekasan di isi dengan pameran produk kuliner atau makanan khas Pamekasan misalnya campor lorju', soto, sate dan jamu tradisional Madura. Selain itu ditampilkan juga karya seni budaya, diantaranya musik daul, tarian muang sangkal dan juga fashion batik.

 

Hari kedua, empat bupati se Madura bertemu para tokoh Madura yang ada di Jakarta, baik tokoh seni budaya, pebisnis. Mereka memberikan solusi untuk mempercepat kemajuan Madura. Dalam pameran itu Stand empat kabupaten di Madura sempat mendapat kunjungan 125 calon duta besar yang akan ditempatkan di beberapa negara.

 

Jon berharap Pameran promosi produk unggulan Madura yang sudah diselenggarakan di Jakarta itu  mendapat sambutan baik oleh semua pihak. Dinas Koperasi, di empat kabupaten di Madura, kata Jon, akan terus bersama mempromosikan produk unggulan Madura. (fal/hms) 

 

Page 7 of 28