26
October

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menggelar pameran pembangunan, yakni pameran berupa hasil produk unggulan, serta berbagai program unggulan pemkab di Area Monumen Arek Lancor, (25/10/2015).

Pada pameran tersebut, Bupati Pamekasan ACH. SYAFII membuka pameran dengan ditandai dilepasnya pawai musik ul daul dan komunitas sepeda ontel, nampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati bersama Istri, Kapolres Bersama Istri dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan, Bupati bersama Ibu Ani Syafii mengunjungi Stand Pameran yang di sediakan oleh masing-masing SKPD.

Pameran pembangunan diselenggarakan dalam rangka memperingatai Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke 485 yang digelar selama 1 minggu kedepan. (nfl/doc)

23
October

Pamekasan, 22/10 (Media Madura) – Bagi sebagian besar warga Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan masakan tradisional sejenis bubur yang dikenal dengan tajin sorah tentu tidak asing, rupanya Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyukai masakan tersebut. Tajin sorah biasanya hanya dimasak pada perayaan hari-hari besar keagamaan, tetapi saat ini sudah mulai ditinggalkan.

 

Guna terus melestarikan dan menjaga tradisi masakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar lomba Tajin Sorah dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1437 atau 1 Muharram, Kamis (22/10/2015) malam.

 

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini ada tambahan kegiatan baru dalam memeriahkan Tahun Baru Islam, yakni lomba tajin sorah,” kata Syafii, usai memberikan santunan kepada anak yatim dan pasukan kuning di aula pendopo Ronggosukowati.

 

Menurut mantan DPR RI itu, kegiatan lomba Tajin Sorah, sengaja digelar untuk menggugah sekaligus mensosialisasikan kembali tradisi-tradisi lokal yang sinergi dengan semangat keagamaan.

 

“Dalam kehidupan masyarakat asli Madura, pada bulan ini ada tradisi “Ter-ater” atau hantaran berupa bubur yang dikenal dengan nama tajin sorah. Nikmat dan enaknya tajin sorah karya teman-teman SKPD dan perbankan, ” imbuhnya.

 

Syafii berujar, kegitan lomba Tajin Sorah diikuti semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemkab Pamekasan dan perbankan.

 

“Tradisi ini positif, karena selain akan memperkuat tali silaturrahmi di antara sesama warga masyarakat, sekaligus juga merupakan pembiasaan akhlakul karimah, berbagi dan bersedekah,” tuturnya.

 

Usai dilombakan dan ditentukan pemenangnya, bubur hasil karya SKPD tersebut disantap bersama ratusan anak yatim dan pasukan kuning serta kepala SKPD yang ditempatkan di Pendopo Agung Ronggosukowati.

 

“Saya menyambut baik pelaksanaan lomba tajin sorah yang dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan sebelum penyerahan santunan, dengan harapan agar di tahun berikutnya pelaksanaannya lebih baik,” pungkasnya.

 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu nampak lahap dan sangat menikmati masakan tajin sorah tersebut. (Zainol/MM)

 

23
October

Pamekasan – Bupati ACH. SYAFII berbagi bersama  Yatim Piatu dan Pasukan Kuning, dalam rangka peringatan tahun baru islam 1437 H dan hari jadi Pamekasan ke 485. Kegiatan tersbut dimulai dengan pembacaan yasin bersama dan bersholawat. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Kab. Pamekasan dan Para Pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan serta tokoh masyarakat.(22/10)

Dalam sambutanya Bupati ACH. SYAFII menyampaikan” kegiatan ini merupakan sebagai wujud pengalaman nilai-nilai hijiriah dan bentuk kepedulian terhadap saudara-sudara kita”

Bupati ACH. SYAFII menyerahkan santunan kepada 280 orang anak yatim piatu dan 120 orang pasukan kuning, yang selama ini mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“pemberian santunan ini tentunya bukanlah satu-satunya jalan mengatasi persoalan-persoalan sosial dan ekonomi yang sedang dihadapi saudara-saudara kita yang kurang beruntung, namun demikian, kegiatan ini perlu dilakukan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian diantara sesama kita, sedikitnya akan membantu saudara-saudara kita menuju kondisi yang layak” ujarnya. (nfl/doc)

 

 

 

21
October

Wakil Bupati Pamekasan Menyambut Langsung kedatangan Jamaah Haji asal kabupaten pamekasan sebanyak 445 orang dengan menggunakan 10 bus, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 52. (21-10-2015)

 

 

 

19
October

 

Pamekasan. Ribuan warga tumpah ruah memadati Monumn Arek Lancor Pamekasan, Selasa (13/10/2015)  malam. Warga turun ke jalan memeriahkan malam tahun baru Islam 1 Muharam 1436 Hijriah. Kemeriahan tahun baru Islam itu ditandai dengan pawai lampion pergantian tahun pada kalender Islam. yang dilanjutkan dengan bersholawat bersama, ceramah agama yang di isi oleh D Zawawi Imron Seniman atau Tokoh Madura.

 

Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengajak kepada seluruh umat Islam, agar menjadikan 1 Muharram 1437 Hijriyah, sebagai momentum untuk memperbaiki diri.

"Mari kita sambut tahun baru Islam ini dengan penuh suka cita, dan menjadikan momentum ini sebagai ajang evaluasi dan refleksi diri untuk Lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Achmad Syafii, seusai mengikuti istighasah dan pengajian menyambut Tahun Baru Islam 1437 H di Monumen Arek Lancor, Selasa (13/10/2015) malam.

Selain itu, Pamekasan yang juga menerapkan program Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami), tentunya juga tidak mau ketinggalan dan harus menyemarakkan perayaan hari-hari besar Islam.

Sehingga kesan dengan slogan tersebut bisa direalisasikan dalam bentuk nyata, seperti kegiatan istighasah dan pengajian.

"Makanya istighatsah dan pengajian pada malam tahun baru Islam kali ini, sengaja kami semarakkan. Agar nuansa tahun baru Islam terasa dan tidak kalah dengan tahun masehi," (nfl/doc)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

15
October

Berikut Data Potensi Perikanan dan kelautan Kabupaten Pamekasan untuk tahun 2015

yang kami sajikan dalam bentuk tabel per triwulan.

 

15
October

Berikut Data Produksi Garam Kabupaten Pamekasan untuk tahun 2015

yang kami sajikan dalam bentuk tabel per triwulan.

12
October

Pamekasan, 9/10 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Achmad Syafii beserta sejumlah Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur turun langsung ke lokasi kebakaran pasar Kolpajung, Jum’at (9/10/2015).

Dalam kunjungannya, Syafii mengatakan pihaknya dengan sejumlah pejabat mengaku telah melakukan rapat tanggap darurat yang ditempatkan di Mapolres Pamekasan Jum’at pagi.

“Kita dengan Forpimda dan beberapa SKPD sudah melakukan Rapat tanggap darurat,” katanya.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut membahas beberapa poin, diantaranya nasib para pedagang pasca los mereka kebakaran.

Saat ini, pihaknya juga mendatangkan Tim Labfor Polda Jawa Timur untuk menyelediki penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Sebelumnya, Pasar Kolpajung terbakar Jum’at pagi pukul 03.00 WIB dini hari. Api melalap kios depan yang padat. Sontak peristiwa nahas itu membuat pedagang histeris dan warga terus berdatangan. Sementara petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api sekitar jam 9.00 Wib.

“Saya keluar dari rumah lihat ada asap tebal dari Pasar Kolpajung. Rencananya saya tadi mau shalat Subuh,” kata Mulyadi, saksi mata yang berdomisili tidak jauh dari Pasar Kolpajung. (Rifqi/Adi)

07
October

Berikut Data Usaha Budi Daya, Pengolahan Ikan dan Perairan Umum Kabupaten Pamekasan untuk tahun 2015

yang kami sajikan dalam bentuk tabel per triwulan.

 

05
October

           Pamekasan, Upacara memperingati HUT TNI ke 70 oleh Kodim 0826 Pamekasan dilaksanakan di Lapangan Bakorwil Madura di Jalan Slamet Riyadi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Pamekasan, Drs. Kholil Asyari,  Nampak ratusan Siswa dari berbagai lembaga pendidikan di Pamekasan, Madura, Jawa Timur tengah asik menyaksikan pagelaran drama klosal pada peringatan HUT TNI ke 70, Senin (5/10/2015) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

            Menurut Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Arm Mawardi mengatakan, drama klosal yang dipentaskan adalah penggalan sejarah Panglima Besar Sudirman. Menurutnya, Panglima Sudirman merupakan bapak Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang harus selalu dikenang jasa-jasanya. Harapan dari Dandim 0826 Pamekasan TNI Semakin Kuat, semakin maju, profesional dan semakin dekat dengan rakyat, karena TNI bersama rakyat ibaratkan dengan air dan ikan, dimana ikan tidak bisa hidup tanpa air. (nfl/doc)