15
April

PAMEKASAN, HumasPamekasan– Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), jajaran Satuan Perangkat Daerah (SKPD), jajaran 11 kelurahan dan RT/RW bersih-bersih sungai, Sabtu 15 April 2017.

Menurut Achmas Syafii, kegiatan bersih-bersih tersebut dalam rangka memperindah kota Pamekasan.

“Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan ini tidak hanya dilakukan hari ini, tetapi terus berlanjut,” kata Achmad Syafii.

Selain untuk memperindah kota Pamekasan, kegiatan bersih-bersih itu untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa bersih itu indah dan masyarakat perlu menjaga kebersihan ini.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk Adipura. Bahkan saya katakan kegiatan ini bukan untuk Adipura, tapi untuk kebersihan kota kita, kalau kita dapatkan Adipura itu bonus,” ungkapnya.

Politisi Demokrat itu menambahkan, untuk hari ini kegiatan bersih-bersih fokus untuk kebersihan kawasan sungai.

“Besok pagi, kerja bakti massal di lingkungan masing-masing,” terangnya. (nfl/hms?

 

 

15
April

PAMEKASAN, HumasPamekasan– Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), jajaran Satuan Perangkat Daerah (SKPD), jajaran 11 kelurahan dan RT/RW bersih-bersih sungai, Sabtu 15 April 2017.

Menurut Achmas Syafii, kegiatan bersih-bersih tersebut dalam rangka memperindah kota Pamekasan.

“Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan ini tidak hanya dilakukan hari ini, tetapi terus berlanjut,” kata Achmad Syafii.

Selain untuk memperindah kota Pamekasan, kegiatan bersih-bersih itu untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa bersih itu indah dan masyarakat perlu menjaga kebersihan ini.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk Adipura. Bahkan saya katakan kegiatan ini bukan untuk Adipura, tapi untuk kebersihan kota kita, kalau kita dapatkan Adipura itu bonus,” ungkapnya.

Politisi Demokrat itu menambahkan, untuk hari ini kegiatan bersih-bersih fokus untuk kebersihan kawasan sungai.

“Besok pagi, kerja bakti massal di lingkungan masing-masing,” terangnya. (nfl/hms?

 

 

10
April

       Pamekasan (HumasPamekasan) - Sebagai rasa syukur nelayan pantura tepatnya di Desa Sotaber kec. Pasean mengadakan petik laut atau istilah maduranya "rokat tasek". Sekitar 150 perahu nelayan dihiyasi untuk memeriahkan perayaan petik laut tersebut.(10/04).

       Bupati Pamekasan Ach. Syafii menyampaikan dalam sambutannya. sykuran itu perlu tapi ingat jangan sampai syirik, alhamdulillah tadi saya ikut perahu nelayan yang sudah dihias sampai ketengah tidak ada sesajen atau semacamnya yang dibuang kelaut.

 

       Bupati Ach. Syafii menaiki perahu agak besar bersama Dandim 0826 Pamekasan, Camat Pasean , Kepala desa sotaber dan para nelayan. Diatas perahu Bupati Pamekasan sambil menyapa nelayan yang menaiki perahu lain dengan melambaikan tangannya, tampak gembira sekali para nelayan merayakan rokat tasek kali ini apalagi dihadiri langsung Bupatinya.(nfl/hms)

10
April

       Pamekasan (HumasPamekasan) - Sebagai rasa syukur nelayan pantura tepatnya di Desa Sotaber kec. Pasean mengadakan petik laut atau istilah maduranya "rokat tasek". Sekitar 150 perahu nelayan dihiyasi untuk memeriahkan perayaan petik laut tersebut.(10/04).

       Bupati Pamekasan Ach. Syafii menyampaikan dalam sambutannya. sykuran itu perlu tapi ingat jangan sampai syirik, alhamdulillah tadi saya ikut perahu nelayan yang sudah dihias sampai ketengah tidak ada sesajen atau semacamnya yang dibuang kelaut.

 

       Bupati Ach. Syafii menaiki perahu agak besar bersama Dandim 0826 Pamekasan, Camat Pasean , Kepala desa sotaber dan para nelayan. Diatas perahu Bupati Pamekasan sambil menyapa nelayan yang menaiki perahu lain dengan melambaikan tangannya, tampak gembira sekali para nelayan merayakan rokat tasek kali ini apalagi dihadiri langsung Bupatinya.(nfl/hms)

10
April

       Pamekasan (HumasPamekasan) - Sebagai rasa syukur nelayan pantura tepatnya di Desa Sotaber kec. Pasean mengadakan petik laut atau istilah maduranya "rokat tasek". Sekitar 150 perahu nelayan dihiyasi untuk memeriahkan perayaan petik laut tersebut.(10/04).

       Bupati Pamekasan Ach. Syafii menyampaikan dalam sambutannya. sykuran itu perlu tapi ingat jangan sampai syirik, alhamdulillah tadi saya ikut perahu nelayan yang sudah dihias sampai ketengah tidak ada sesajen atau semacamnya yang dibuang kelaut.

 

       Bupati Ach. Syafii menaiki perahu agak besar bersama Dandim 0826 Pamekasan, Camat Pasean , Kepala desa sotaber dan para nelayan. Diatas perahu Bupati Pamekasan sambil menyapa nelayan yang menaiki perahu lain dengan melambaikan tangannya, tampak gembira sekali para nelayan merayakan rokat tasek kali ini apalagi dihadiri langsung Bupatinya.(nfl/hms)

03
April

Pamekasan (HumasPamekasan) – Bupati Pamekasan Drs. Ach Syafii (03/04) Pantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK dihari pertama tahun 2017 untuk tingkat SMK. Ada tiga sekolah yang jadi pemantauan Bupati diantaranya. SMKN 1, SMKN 3 dan SMK Tlanakan Pamekasan.

Bupati didampingi Kepala UPT Dinas Pendidikan Jawa Timur, Pamekasan, Slamet Goestiantoko, Dewan Pendidikan Zainal Abidin, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Bupati bersama rombongan pertama kali mendatangi SMK Negeri 3 Pamekasan, di Jl. Kabupaten. Selanjutnya, rombongan bergerak ke SMK 2 Pamekasan, Jl. Raya Proppo. Lalu, terakhir meninju UNKB di SMK Tlanakan, Jl. Raya Tlanakan, Pamekasan.

Dalam kunjungan itu, Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan dari tiga sekolah yang dikunjungi, pelaksanaan UNBK berjalan dengan baik tanpa ada kendala sedikit pun. Termasuk, jaringan dan listrik bisa dipakai sesuai rencana. ”Dari pantauan kami, pe

laksanaan UN berjalan dengan baik, normal, tidak ada kendala. Pelaksanaan di lapangan juga tertib dan aman. Semoga dengan UNBK bisa 

mendongkrak nilai integritas pelaksanaan ujian nasional untuk Pamekasan,” kata Achmad Syafii kepada wartawan.

        Bupati Syafii berharap pelaksanaan ujian tahun ini berjalan dengan lancar hingga pelaksanaan selesai. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan seluruh siswa peserta UN lulus dengan nilai yang baik.

“Kita berharap, semoga tidak ada kendala apa pun selama pelaksanaan ujian, berjalan lancar sampai selesai. Dan Juga siswa kita lulus semua dengan nilai bagus,” pungkasnya. (nfl/hms).

 

 

03
April

Pamekasan (HumasPamekasan) – Bupati Pamekasan Drs. Ach Syafii (03/04) Pantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK dihari pertama tahun 2017 untuk tingkat SMK. Ada tiga sekolah yang jadi pemantauan Bupati diantaranya. SMKN 1, SMKN 3 dan SMK Tlanakan Pamekasan.

Bupati didampingi Kepala UPT Dinas Pendidikan Jawa Timur, Pamekasan, Slamet Goestiantoko, Dewan Pendidikan Zainal Abidin, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Bupati bersama rombongan pertama kali mendatangi SMK Negeri 3 Pamekasan, di Jl. Kabupaten. Selanjutnya, rombongan bergerak ke SMK 2 Pamekasan, Jl. Raya Proppo. Lalu, terakhir meninju UNKB di SMK Tlanakan, Jl. Raya Tlanakan, Pamekasan.

Dalam kunjungan itu, Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan dari tiga sekolah yang dikunjungi, pelaksanaan UNBK berjalan dengan baik tanpa ada kendala sedikit pun. Termasuk, jaringan dan listrik bisa dipakai sesuai rencana. ”Dari pantauan kami, pe

laksanaan UN berjalan dengan baik, normal, tidak ada kendala. Pelaksanaan di lapangan juga tertib dan aman. Semoga dengan UNBK bisa 

mendongkrak nilai integritas pelaksanaan ujian nasional untuk Pamekasan,” kata Achmad Syafii kepada wartawan.

        Bupati Syafii berharap pelaksanaan ujian tahun ini berjalan dengan lancar hingga pelaksanaan selesai. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan seluruh siswa peserta UN lulus dengan nilai yang baik.

“Kita berharap, semoga tidak ada kendala apa pun selama pelaksanaan ujian, berjalan lancar sampai selesai. Dan Juga siswa kita lulus semua dengan nilai bagus,” pungkasnya. (nfl/hms).

 

 

01
April

PAMEKASAN (HumasPamekasan) -  Bupati Pamekasan Buka pembinaan pengolahan lingkungan hidup (Eco Pesantren) yang  bertempat di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Kecamatan Palengaan Pamekasan, PP. Darul Ulum Banyuanyar bakal dijadikan Pilot projek dalam pembinaan pengolahan lingkungan hidup (Eco Pesantren), Sabtu (1/4).

Eco Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang punya kepedulian terhadap lingkungan hidup dalam upaya perlindungan serta pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Sedangkan PP Darul Ulum merupakan PP terkemuka dan cukup terkenal di Pamekasan serta memiliki banyak kelebihan dan potensi yang patut untuk dikembangkan.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii, dalam sambutannya saat peresmian program tersebut menyampaikan, sejak tahun 2016 Pemerintah Daerah sudah melakukan gerakan program itu yang dimulai dari sekolah-sekolah.

"Kalau dulu ada lomba sekolah adiwiyata memang kita tunjuk sekolah itu, namun sekarang mewajibkan sekolah yang ada di naungan Pemkab Pamekaaan untuk mengikuti program adiwiyata yaitu sekolah berwawasan lingkungan”, ungkapnya.

Untuk tahun 2017 Pemkab Pamekasan mengawali dari pesantren berwawasan lingkungan atau yang dikenal dengan Eco Pesantren.

“Hal ini dikarenakan bahasa pesantren merupakan bahasa yang paling mudah diterima masyarakat”, jelas mantan anggota DPR RI ini.

Keberadaan PP memang sangat penting terutama di PP Darul Ulum Banyuanyar yang cukup berkomitmen serta merupakan pondok besar dan di bawahnya banyak sekali.

“Kami berharap program ini nantinya akan terus menular kepada pesantren-pesantren yang lain termasuk juga pada masyarakat,” tambah Syafii.

Sementara itu menurut Bupati, PP Darul Ulum Banyuanyar dijadikan pilot projek dan dijadikan program percontohan.

“Kita butuh peran pesantren guna menyadarkan pada masyarakat kita bahwa lingkungan kita harus jaga dengan baik,” katanya menutup sambutannya.

Setelah memberikan sambutan, Bupati beserta rombongan langsung menanam pohon secara simbolis serta diikuti yang lainnya. (nfl/hms)

 

 

01
April

PAMEKASAN (HumasPamekasan) -  Bupati Pamekasan Buka pembinaan pengolahan lingkungan hidup (Eco Pesantren) yang  bertempat di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Kecamatan Palengaan Pamekasan, PP. Darul Ulum Banyuanyar bakal dijadikan Pilot projek dalam pembinaan pengolahan lingkungan hidup (Eco Pesantren), Sabtu (1/4).

Eco Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang punya kepedulian terhadap lingkungan hidup dalam upaya perlindungan serta pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Sedangkan PP Darul Ulum merupakan PP terkemuka dan cukup terkenal di Pamekasan serta memiliki banyak kelebihan dan potensi yang patut untuk dikembangkan.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii, dalam sambutannya saat peresmian program tersebut menyampaikan, sejak tahun 2016 Pemerintah Daerah sudah melakukan gerakan program itu yang dimulai dari sekolah-sekolah.

"Kalau dulu ada lomba sekolah adiwiyata memang kita tunjuk sekolah itu, namun sekarang mewajibkan sekolah yang ada di naungan Pemkab Pamekaaan untuk mengikuti program adiwiyata yaitu sekolah berwawasan lingkungan”, ungkapnya.

Untuk tahun 2017 Pemkab Pamekasan mengawali dari pesantren berwawasan lingkungan atau yang dikenal dengan Eco Pesantren.

“Hal ini dikarenakan bahasa pesantren merupakan bahasa yang paling mudah diterima masyarakat”, jelas mantan anggota DPR RI ini.

Keberadaan PP memang sangat penting terutama di PP Darul Ulum Banyuanyar yang cukup berkomitmen serta merupakan pondok besar dan di bawahnya banyak sekali.

“Kami berharap program ini nantinya akan terus menular kepada pesantren-pesantren yang lain termasuk juga pada masyarakat,” tambah Syafii.

Sementara itu menurut Bupati, PP Darul Ulum Banyuanyar dijadikan pilot projek dan dijadikan program percontohan.

“Kita butuh peran pesantren guna menyadarkan pada masyarakat kita bahwa lingkungan kita harus jaga dengan baik,” katanya menutup sambutannya.

Setelah memberikan sambutan, Bupati beserta rombongan langsung menanam pohon secara simbolis serta diikuti yang lainnya. (nfl/hms)

 

 

22
July

PAMEKASAN  (HumasPamekasan) Banyak cara dilakukan Bupati Achmad Syafii guna merawat kekompakan SKPD dan forpimda. Salah satunya, dengan kegiatan Bersih, Sehat, dan Bersepeda (Bersabda), Jumat (22/7). Mereka mengayuh sepeda dari Pendapa Ronggosukowati hingga depan kantor imigrasi Jalan Panglegur.

Achmad Syafii mengungkapkan, dengan kekompakan, tugas yang diemban dapat dikerjakan dengan maksimal. Jika tidak kompak, organisasi atau pemerintahan akan berada di ambang kehancuran. ”Alhamdulillah, kami kompak bersama SKPD maupun forpimda. Kami juga mengajak masyarakat peduli kebersihan, sehingga terwujud lingkungan asri dan indah,” paparnya. (nfl/hms)