24
February

 

PAMEKASAN  – Wakil Bupati Pamekasan Khalil asy’ari menghadiri pertemuan mahasiswa dari berbagai sekolah tinggi Islam di Jawa Timur yang digelar di aula Pendopo Ronggosukowati.

Ratusan mahasiswa yang merupakan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Mahasiswa (Dema) Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI)
Se-Jawa Timu itu menggelar musyawarah wilayah (Muswil) di Kabupaten Pendidikan ini dan STAI Al-Khairat menjadi tuan rumahnya. Dalam sambutannya, wabup menyampaikan beberapa hal, siantaranya tentang dorongan agar pemuda khususnya mahasiswa untuk mempersiapkan diri agar terlibat dalam pembangunan bangsa dan negara di bidangnya masing-masing.

“Dalam pepatah Arab disebutkan bahwa pemuda yang ada saat ini menjadi generasi yang akan datang, sehingga pemuda dan mahasiswa harus terus diasah kemampuannya,” katanya.Dikatakan, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini sangatlah kompleks dan peran mahasiswa sangat dibutuhkan khususnya di masa yang akan datang. “Bangsa Indonesia di masa depan sangat ditentutan oleh pemuda dan mahasiswa di masa kini. Jika ingin mengetahui kondisi bangsa Indonesia di masa depan maka lihatlah pemuda dan mahasiswanya saat ini,” urainya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku sangat senang dan memberikan apresiasi yang tinggi digelarnya pertemuan mahasiswa dari berbagai kampus Islam di Jawa Timur tersebut.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan memang terus memberikan perharian besar terhadap proses intelektual mahasiswa agar menjadi generasi yang berkualitas dan mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negaranya.

Ia berharap agar pertemuan mahasiswa se-Jawa Timur yang digelar di kabupaten yang dipimpinnya itu membawa dampak yang baik dalam rangka meningkatkan kualitas mahasiswa sehingga mampu berkarya dan memberikkan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

01
March

 

HUMAS PAMEKASAN– Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asyarai, menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada sebanyal 1.612 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Kecamatan Pakong, Kamis (1/3/2018).

 

Dalam sambutannya, Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berpesan agar penerima mamfaat menggunakan bantuan sesuai dengan kebutuhan keluarga yang dikhususkan oleh negara, yaitu keluarga Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang mempunyai komponen keluarga balita, anak-anak dan lansia.

 

“Bantuan itu untuk balita, anak yang sedang bersekolah atau mencari ilmu dan lansia, jadi di luar itu usahakan jangan digunakan,” katanya Khalil Asyari.

 

Dijelaskan, selain untuk biaya pendidikan anak PKH juga untuk kesahatan bayi berumur lima tahun (Balita) dan keluarga yang sudah lanjut usia (Lansia).

 

“Bawalah ke sarana kesehatan setiap bulan baik balita maupun lansia,” imbau Khalil.

 

Sebanyak 1.612 KPM tersebar di 11 Desa di Kecamatan Pakong, meliputi Desa Pakong, Desa Lebbek, Desa Bicorong, Desa Bandungan, Desa Klompang Barat, Desa Klompang Timur, Desa Sedur, Desa Palalang, Desa Bajang, Desa Somalang, Desa Cenlecen dan Desa Baban.

“Dalam satu tahun mendapatkan sebesar Rp 1.890.000 yang dibagi 4 tahap atau didapatkan setiap tiga bulan,” tutup Khalil.

01
March

 

HUMAS PAMEKASAN– Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asyarai, menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada sebanyal 1.612 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Kecamatan Pakong, Kamis (1/3/2018).

 

Dalam sambutannya, Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berpesan agar penerima mamfaat menggunakan bantuan sesuai dengan kebutuhan keluarga yang dikhususkan oleh negara, yaitu keluarga Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang mempunyai komponen keluarga balita, anak-anak dan lansia.

 

“Bantuan itu untuk balita, anak yang sedang bersekolah atau mencari ilmu dan lansia, jadi di luar itu usahakan jangan digunakan,” katanya Khalil Asyari.

 

Dijelaskan, selain untuk biaya pendidikan anak PKH juga untuk kesahatan bayi berumur lima tahun (Balita) dan keluarga yang sudah lanjut usia (Lansia).

 

“Bawalah ke sarana kesehatan setiap bulan baik balita maupun lansia,” imbau Khalil.

 

Sebanyak 1.612 KPM tersebar di 11 Desa di Kecamatan Pakong, meliputi Desa Pakong, Desa Lebbek, Desa Bicorong, Desa Bandungan, Desa Klompang Barat, Desa Klompang Timur, Desa Sedur, Desa Palalang, Desa Bajang, Desa Somalang, Desa Cenlecen dan Desa Baban.

“Dalam satu tahun mendapatkan sebesar Rp 1.890.000 yang dibagi 4 tahap atau didapatkan setiap tiga bulan,” tutup Khalil.

25
January

 

Humas Pamekasan – Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asy’ari, melakukan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan di Pendapo Ronggosukowati, Kamis (25/1/2018).

Pelantikan dilakukan karena kades sebelumnya diberhentikan seusai dijadikan tersangka dalam kasus penggelapan Beras Sejahtera (Rastra).

Menurutnya dengan dilakukannnya pelantikan PAW Kades tersebut, dirinya berharap kepada kades terpilih untuk bekerja secara maksimal dan selalu menjaga kepercayaan masyarakat, karena jabatan tersebut merupakan amanah dan tanggung jawab yang sangat berat yang dititipkan oleh masyarakat kepada dirinya.

“Jabatan Kepala Desa merupakan jabatan yang sangat strategis dalam menjakankan program-program pemerintah pada tingkat yang paling dekat dengan rakyat sebagai mana pemahaman dan sudut pandang dari masyarakat,” ucap Khalil Asy’ari.

Dalam kesempatan tersebut, Khalil asy’ari menyampaikan Kades yang dilantik ini sesuai dengan masa jabatan yang sudah ditentukan. Maka tidak sampai enam tahun masa jabatannya. Sehingga masa jabatan Kades ini tinggal meneruskan Kades yang lama.

“Kepala desa yang baru ini tinggal melanjutkan kepemerintahan yang sebelumnya dan 

25
January

 

Humas Pamekasan – Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asy’ari, melakukan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan di Pendapo Ronggosukowati, Kamis (25/1/2018).

Pelantikan dilakukan karena kades sebelumnya diberhentikan seusai dijadikan tersangka dalam kasus penggelapan Beras Sejahtera (Rastra).

Menurutnya dengan dilakukannnya pelantikan PAW Kades tersebut, dirinya berharap kepada kades terpilih untuk bekerja secara maksimal dan selalu menjaga kepercayaan masyarakat, karena jabatan tersebut merupakan amanah dan tanggung jawab yang sangat berat yang dititipkan oleh masyarakat kepada dirinya.

“Jabatan Kepala Desa merupakan jabatan yang sangat strategis dalam menjakankan program-program pemerintah pada tingkat yang paling dekat dengan rakyat sebagai mana pemahaman dan sudut pandang dari masyarakat,” ucap Khalil Asy’ari.

Dalam kesempatan tersebut, Khalil asy’ari menyampaikan Kades yang dilantik ini sesuai dengan masa jabatan yang sudah ditentukan. Maka tidak sampai enam tahun masa jabatannya. Sehingga masa jabatan Kades ini tinggal meneruskan Kades yang lama.

“Kepala desa yang baru ini tinggal melanjutkan kepemerintahan yang sebelumnya dan 

15
January

 

HUMAS PAMEKASAN – Terselenggaranya acara bertajuk Dari Madura untuk Palestina tidak lepas dari kegigihan para tim panitia. Hal itu pula yang disadari Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari. Peran panitia yang bekerja mulai menyusun konsep hingga teknis patut diapresiasi secara baik.

”Saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Pamekasan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini,” ungkap Khalil. ”Terutama kepada Mas Opick sebagai orang yang sangat peduli terhadap masyarakat Palestina. Beliau sudah keliling ke Palestina, sudah menyaksikan langsung bagaimana penderitaan mereka di sana,” tambahnya.

Karena itu, dia mengajak masyarakat terus memberikan bantuan terhadap umat Islam di Palestina. Tujuannya, agar beban yang diderita mereka berkurang. Rasa empati dan simpati harus dijaga hingga saatnya nanti Palestina benar-benar merdeka dari segala bentuk penjajahan.

”Kita di Indonesia enak, kita bisa beribadah dengan enak, bisa beraktivitas dengan nyaman, tetapi kita harus menoleh kepada saudara-saudara kita di Palestina yang untuk mencari makan saja sulit, untuk mencari tempat ibadah sulit, untuk bersilaturahmi sulit,” paparnya.

”Kita berdoa bersama, menyisihkan rezeki kita untuk saudara-saudara di Palestina. Tidak cukup sampai di sini, tetapi ke depan bantuan terus harus disalurkan melalui lembaga-lembaga resmi,” tukasnya.

15
January

 

HUMAS PAMEKASAN – Terselenggaranya acara bertajuk Dari Madura untuk Palestina tidak lepas dari kegigihan para tim panitia. Hal itu pula yang disadari Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari. Peran panitia yang bekerja mulai menyusun konsep hingga teknis patut diapresiasi secara baik.

”Saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Pamekasan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini,” ungkap Khalil. ”Terutama kepada Mas Opick sebagai orang yang sangat peduli terhadap masyarakat Palestina. Beliau sudah keliling ke Palestina, sudah menyaksikan langsung bagaimana penderitaan mereka di sana,” tambahnya.

Karena itu, dia mengajak masyarakat terus memberikan bantuan terhadap umat Islam di Palestina. Tujuannya, agar beban yang diderita mereka berkurang. Rasa empati dan simpati harus dijaga hingga saatnya nanti Palestina benar-benar merdeka dari segala bentuk penjajahan.

”Kita di Indonesia enak, kita bisa beribadah dengan enak, bisa beraktivitas dengan nyaman, tetapi kita harus menoleh kepada saudara-saudara kita di Palestina yang untuk mencari makan saja sulit, untuk mencari tempat ibadah sulit, untuk bersilaturahmi sulit,” paparnya.

”Kita berdoa bersama, menyisihkan rezeki kita untuk saudara-saudara di Palestina. Tidak cukup sampai di sini, tetapi ke depan bantuan terus harus disalurkan melalui lembaga-lembaga resmi,” tukasnya.

09
March

Wabup Pamekasan Panen Padi Bersama

Written by
Published in Kabar Terkini
Read 1257 times

 

 

Pamekasan, (Humas Pamekasan) – Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asyari, beserta Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto kompak panen raya padi bersama rakyat di lahan pertanian milik Kelompok Tani Sri Agung Mandiri di Dusun Berkong Timur, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur. Jum’at (9/3/2018) pagi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari mengungkapkan, padi yang di tanam satu butir bisa melimpah ruah hasilnya. Hasil panen padi petani yang melimpah akan mendukung tercapainya program pemerintah yakni swasembada pangan di wilayah Pamekasan.

“Kita patut bersyukur pada Allah, karena bumi kita masih menghasilkan beras untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Oleh karena itu ia mewanti-wanti agar negara tercibta ini tidak sampai mengimport beras, apabila impor beras makan itu terjadi maka harga gabah dan beras petani akan turun harha.

“Bangsa kita adalah bangsa yang besar alangkah naifnya kita jika masih mendatangkan beras dari luar negeri, kita harus menjaga harga diri bangsa karena selama ini masih mengimpor beras dari luar negeri,” tambah Khalil Asyari.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap, hasil dari panen raya itu agar ada sebagian padinya di jual kepada pemerintah untuk stok ketahanan pangan nasional dalam rangka mendukung tercapainya program swasembada pangan.

Sementara Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto menyampaikan, tiga bulan yang lalu semua telah melaksanakan tanam padi serentak yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Proppo, Sebagian wilayah di beberapa kecamatan sudah mulai panen padi.

“Saya mengharapkan kepada para babinsa untuk berperan aktif mendampingi petani untuk melaksanakan panen padi, karena hal tersebut merupakan tugas yang harus diemban dalam program upsus swasembada pangan nasional,” katanya.

Tujuan program upsus swasembada pangan adalah untuk ketahanan pangan nasional, mudah-mudahan hasil panen padi tahun ini melimpah dan program swasembada pangan bisa sukses dan berhasil. Untuk itu mari kita bergandengan tangan mensukseskan program upsus swasembada pangan,

“Apabila beras luar negeri masuk ke negara kita maka harga padi dalam negeri akan jatuh harga,” tegas Nuryanto berapi-api.

Hadir dalam kegiatan Kapolres Pamekasan diwakili Kabagsumda Kompol HT Harahap, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, Kajari Pamekasan diwakili Kasi Intel Soegeng Prakoso, Kepala Pengadilan Negeri Pamekasan Wadji Pramono, Kadis Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Pamekasan Ir. Ise Windarti.

Selain itu Perwakilan BBPP Jatim, Forpimka Kecamatan Kadur, Para Danramil jajaran Kodim 0826 Pamekasan, Mantri Tani Supandri, Kepala Desa Kertagena Tengah M Suto dan Ketua Kelompok Tani Sri Agung Mandiri M Zainullah beserta anggota.

15
March

 

Humas Pamekasan - Bappenas bersama dengan Kedutaan Australia Jakarta, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pamekasan dan Sampang , pekan kemarin meninjau hasil pertanian jagung dan cabai yang merupakan kerjasama antara pemerintah RI dan Australia dalam bentuk program Prisma. Rombongan yang mengunjungi Pamekasan 15- 16 Maret ditemui Plt Sekda Pamekasan, Mohamad Alwi, di ruang Peringgitan Ronggosukowati, Sabtu kemarin. Hadir Ketua DPRD dan Ketua Komisi II, Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan, Kadis Koperasi dan Usaha Mikro serta petani Jagung dan Cabai penerima manfaat program.

Deputi Pendanaan Pembangunan Bappenas, Ir. Kennedy Simanjuntak, MA menyatakan, bahwa Madura memiliki berbagai komoditas dengan potensi ekonomi yang besar. Komoditas ini dapat dikelola dan dikembangkan sebagai aset berharga yang dapat meningkatkan pendapatan petani jagung dan cabai.
Dijelaskannya, Pemerintah Indonesia dan Australia bekerjasama untuk wilayah Madura melalui program Prisma sejak tahun 2014 guna memacu pertumbuhan pasar dan mengatasi kendala yang menghambat produktivitas.

Wakil Bupati Pamekasan, diwakili Plt Sekda Mohamad Akwi, mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada seluruh rombongan yang berkenan hadir di Pamekasan terkait implementasi model kalaborasi swasta, pemerintah dalam meningkatkan pendapatan petani jagung.
“Mudah-mudahan ini akan dapat meningkatkan motivasi para petani untuk terus berkreasi, menjual dan meningkatkan produksi serta pruduktivitas pertanian khususnya jagung di Pamekasan,” katanya.
Bahwa sasaran tanaman jagung di Pamekasan untuk periode oktober 2017 hingga Maret 2018 terdapat lahan seluas 38.032 hektar, sedangkan realisasi sampai dengan minggu kedua di bulan Maret 2017 seluas 36.180 hektar atau 95,13 persen.

Sedangkan sisa tanam seluas 1.522 hektar akan tertanam di minggu ketiga dan keempat di bulan Maret 2017. Untuk sasaran periode April -S2018 seluas 383 hektar. Adapaun sasaran produksi jagung 2017 sebanyak 86.750 ton di lahan kering. “Kami ucapkan terima Kasih kepada PT DowDupon dan Prisma yang telah melakukan kolaborasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hotikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan dalam memberi contoh langsung kepada petani sehingga dapat melihat, mengamati dan membedakan antara jagung lokal dengan hibrida. Untuk itu kami berharap para petani Pamekasan berubah,” ujarnya.
Direktur Sistem dan Prosedur Pendanaan Bappenas, Barsah Hermawan mengatakan, dipilihnya Kabupaten Pamekasan dalam kerjasama ini dikarenakan adanya potensi-potensi dimana petani Pamekasan lebih rendah pendapatannya dibandingkan dengan petani yang ada di Jawa Timur lainnya.

“Kalau dilihat semangat ada, mungkin ini dikarenakan masalah kesulitan bibit, modal serta akses teknologi dan pasar. Ini yang kita coba buka satu persatu,” ungkapnya.

Ia berharap kedepan Pamekasan akan dijadikan sentra jagung di Madura, sehingga kedepan akan ada kerjasama dari sektor yang lain untuk diolah menjadi tepung. “Mungkin kalau sudah diolah menjadi tepung nilainya itu akan lebih tinggi tapi harus dengan skala ekonomis. Ini semua tergantung dari Pemkab Pamekasan untuk mendorong adanya sentra jagung serta pengelolaan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara Minister Konselor dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Fleur Davies saat diwawancarai mengatakan, adanya kemitraan antara Pemkab dan swasta yang bekerjasama dengan program Prisma dalam meningkatkan hasil panen petani di Pamekasan melalui benih yang bagus sangat baik sekali.


“Kami melihat panen yang bagus, sehingga petani dan mitra swasta senang karena ada pasar yang baru berkat adanya kerjasama ini,” katanya.

15
March

 

Humas Pamekasan - Bappenas bersama dengan Kedutaan Australia Jakarta, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pamekasan dan Sampang , pekan kemarin meninjau hasil pertanian jagung dan cabai yang merupakan kerjasama antara pemerintah RI dan Australia dalam bentuk program Prisma. Rombongan yang mengunjungi Pamekasan 15- 16 Maret ditemui Plt Sekda Pamekasan, Mohamad Alwi, di ruang Peringgitan Ronggosukowati, Sabtu kemarin. Hadir Ketua DPRD dan Ketua Komisi II, Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan, Kadis Koperasi dan Usaha Mikro serta petani Jagung dan Cabai penerima manfaat program.

Deputi Pendanaan Pembangunan Bappenas, Ir. Kennedy Simanjuntak, MA menyatakan, bahwa Madura memiliki berbagai komoditas dengan potensi ekonomi yang besar. Komoditas ini dapat dikelola dan dikembangkan sebagai aset berharga yang dapat meningkatkan pendapatan petani jagung dan cabai.
Dijelaskannya, Pemerintah Indonesia dan Australia bekerjasama untuk wilayah Madura melalui program Prisma sejak tahun 2014 guna memacu pertumbuhan pasar dan mengatasi kendala yang menghambat produktivitas.

Wakil Bupati Pamekasan, diwakili Plt Sekda Mohamad Akwi, mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada seluruh rombongan yang berkenan hadir di Pamekasan terkait implementasi model kalaborasi swasta, pemerintah dalam meningkatkan pendapatan petani jagung.
“Mudah-mudahan ini akan dapat meningkatkan motivasi para petani untuk terus berkreasi, menjual dan meningkatkan produksi serta pruduktivitas pertanian khususnya jagung di Pamekasan,” katanya.
Bahwa sasaran tanaman jagung di Pamekasan untuk periode oktober 2017 hingga Maret 2018 terdapat lahan seluas 38.032 hektar, sedangkan realisasi sampai dengan minggu kedua di bulan Maret 2017 seluas 36.180 hektar atau 95,13 persen.

Sedangkan sisa tanam seluas 1.522 hektar akan tertanam di minggu ketiga dan keempat di bulan Maret 2017. Untuk sasaran periode April -S2018 seluas 383 hektar. Adapaun sasaran produksi jagung 2017 sebanyak 86.750 ton di lahan kering. “Kami ucapkan terima Kasih kepada PT DowDupon dan Prisma yang telah melakukan kolaborasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hotikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan dalam memberi contoh langsung kepada petani sehingga dapat melihat, mengamati dan membedakan antara jagung lokal dengan hibrida. Untuk itu kami berharap para petani Pamekasan berubah,” ujarnya.
Direktur Sistem dan Prosedur Pendanaan Bappenas, Barsah Hermawan mengatakan, dipilihnya Kabupaten Pamekasan dalam kerjasama ini dikarenakan adanya potensi-potensi dimana petani Pamekasan lebih rendah pendapatannya dibandingkan dengan petani yang ada di Jawa Timur lainnya.

“Kalau dilihat semangat ada, mungkin ini dikarenakan masalah kesulitan bibit, modal serta akses teknologi dan pasar. Ini yang kita coba buka satu persatu,” ungkapnya.

Ia berharap kedepan Pamekasan akan dijadikan sentra jagung di Madura, sehingga kedepan akan ada kerjasama dari sektor yang lain untuk diolah menjadi tepung. “Mungkin kalau sudah diolah menjadi tepung nilainya itu akan lebih tinggi tapi harus dengan skala ekonomis. Ini semua tergantung dari Pemkab Pamekasan untuk mendorong adanya sentra jagung serta pengelolaan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara Minister Konselor dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Fleur Davies saat diwawancarai mengatakan, adanya kemitraan antara Pemkab dan swasta yang bekerjasama dengan program Prisma dalam meningkatkan hasil panen petani di Pamekasan melalui benih yang bagus sangat baik sekali.


“Kami melihat panen yang bagus, sehingga petani dan mitra swasta senang karena ada pasar yang baru berkat adanya kerjasama ini,” katanya.