14
August

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengajak para generasi muda agar terus meningkatkan semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun patriotisme dan nasionalisme demi mewujudkan semangat cinta tanah air.

 

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan apel besar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-58 Pramuka yang digelar di halaman Pendopo Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (14/8/2019).

 

“Pertama kami mengajak para generasi muda agar terus meningkatkan semangat gotong royong dengan cara melakukan berbagai kegiatan sosial di berbagai lokasi yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

 

Selain itu, pihaknya juga mengajak para pemuda agar selalu memiliki komitmen meningkatkan semangat nasionalisme. “Kami minta generasi muda agar meningkatkan semangat patriotisme dan nasionalisme, guna menjadi generasi yang cinta tanah air. Termasuk juga menjadi pelopor anti korupsi,” ungkapnya.

 

“Karena bagaimanapun, meningkatkan patriotisme dan nasionalisme juga dapat mendorong generasi muda dalam meningkatkan sumber daya manusia menjadi generasi yang lebih baik di masa depan,” sambung bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

 

Tidak hanya itu, Bupati Badrut Tamam juga mengimbau para guru di Bumi Gerbang Salam. Baik di tingkat SD/MI, SMP/MTs maupun SMA dan sederajat, agar menggalakkan kegiatan pramuka sebagai program ekstra kurikuler.

 

“Tidak kalah penting, kesibukan dari kegiatan ektrakurikuler dapat menghindarkan generasi muda daru pengaruh negatif, semisal narkoba dan lainnya,” pungkasnya. (beritajatim/fal/hms)

 

 

25
August

 

HUMAS PAMEKASAN - Bunda Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) Pamekasan Ibu Nayla Badrut Tamam menilai kini banyak permainan maupun film kesukaan anak yang cenderung kurang baik bagi anak. Terutama dalam upaya melestarikan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah. Karena itu, kata dia, harus ada upaya serius untuk mengatasi masalah tersebut.

 

 

Lebih dari itu dia juga berharap agar pembinaan dan pendidikan bagi anak diperhatikan mulai sejak dini. Karena hal itu akan mempengaruhi baik tidaknya kepribadian anak di masa depan. Kepemimpinan masa depan, kata dia, harus dipegang oleh generasi atau insan yang berkompeten dan berakhlakul karimah.

 

 

Nayla Badrut Tamam mengemukakan hal itu saat memberi sambutan pada acara Gebyar Talent Apresiasi Kompetensi Pendidik dan Anak (AKPA) yang digeler dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 dan Ulang Tahun Himpaudi (Himpunan Pendidik Anak Usia Dini) ke 14, di Pendopo Ronggosukowati, Minggu (25/8/19).

 

 

 

Mengingat begitu urgennya pendidikan pada usia dini, lanjut Nayla, maka penanaman pengetahuan sifat dan kebiasaan keagamaan dan akhlakul karimah sudah harus ditanamkan sejak usia dini. Pada saat inilah, peran guru, orang tua harus maksimal bersinergi untuk menjaga dan membentengi anak dengan akhlakul karimah dan pengetahuan keagaman yang baik.

 

 

Selaku Bunda Paud di Kabupaten Pamekasan, Nayla mengaku memiliki tugas berat. Namun jika tugas itu dikerjakan bersama yang bagus antar berbagai elemen terkait, maka akan mudah dan membuahkan hasil yang maksinal. Kerjasama yang bagus antar lintas elemen inilah, kata dia, yang akan bisa mengantarkan menuju Pamekasan hebat.

 

 

“Saya memiliki tanggungjawab lebih besar di daerah ini. Sebagai Bunda Paud Pamekasan memilik tugas untuk bergerak bagaimana agar anak anak kita cerdas dan memiliki ahklakul karimah. Semuanya penting. Dengan lintas kerjasama seperti itu harapan masyarakat kita akan bisa jadi Pamekasan yang hebat bejreh, rajjeh dan parjugeh, pasti terwujud,” tegasnya.

 

 

Dalam kesempatan tersebut Ibu Nayla mengabarkan bahwa pada tahun 2019 ini Pamekasan berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten layak anak tingkat pratama. Keberhasilan ini teraih berkat kerja semua pihak termasuk para pendidik, instansi pemerintah terkait dan orang tua secara umum.

 

 

“Alhamdulillah 2019 Pamekasan dapat penghargaan sebagai kabupaten layak anak yang terbaik pratama. Semoga tahun depan termotivasi kita untuk tingkatkan kerjasama kita agar Pamekasan lebih baik, agar kita memiliki anak anak yang cerdas lahir batin menuju Pamekasan masa depan yang hebat rajjeh bejreh dan parjugeh,” katanya.

 

 

Ibu Nayla juga berjanji ke depan akan banyak turun ke desa dan kecamatan untuk melihat perkembangan pendidikan anak anak. “Selamat Hari Anak Nasional selamat HUT Himpaudi ke 14 semoga makin rajjeh dan parjugeh untuk menuju Pamekasan hebat,” pungkasnya. (globalnews/fal/hms)

 

 

 

25
August

 

HUMAS PAMEKASAN - Bunda Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) Pamekasan Ibu Nayla Badrut Tamam menilai kini banyak permainan maupun film kesukaan anak yang cenderung kurang baik bagi anak. Terutama dalam upaya melestarikan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah. Karena itu, kata dia, harus ada upaya serius untuk mengatasi masalah tersebut.

 

 

Lebih dari itu dia juga berharap agar pembinaan dan pendidikan bagi anak diperhatikan mulai sejak dini. Karena hal itu akan mempengaruhi baik tidaknya kepribadian anak di masa depan. Kepemimpinan masa depan, kata dia, harus dipegang oleh generasi atau insan yang berkompeten dan berakhlakul karimah.

 

 

Nayla Badrut Tamam mengemukakan hal itu saat memberi sambutan pada acara Gebyar Talent Apresiasi Kompetensi Pendidik dan Anak (AKPA) yang digeler dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 dan Ulang Tahun Himpaudi (Himpunan Pendidik Anak Usia Dini) ke 14, di Pendopo Ronggosukowati, Minggu (25/8/19).

 

 

 

Mengingat begitu urgennya pendidikan pada usia dini, lanjut Nayla, maka penanaman pengetahuan sifat dan kebiasaan keagamaan dan akhlakul karimah sudah harus ditanamkan sejak usia dini. Pada saat inilah, peran guru, orang tua harus maksimal bersinergi untuk menjaga dan membentengi anak dengan akhlakul karimah dan pengetahuan keagaman yang baik.

 

 

Selaku Bunda Paud di Kabupaten Pamekasan, Nayla mengaku memiliki tugas berat. Namun jika tugas itu dikerjakan bersama yang bagus antar berbagai elemen terkait, maka akan mudah dan membuahkan hasil yang maksinal. Kerjasama yang bagus antar lintas elemen inilah, kata dia, yang akan bisa mengantarkan menuju Pamekasan hebat.

 

 

“Saya memiliki tanggungjawab lebih besar di daerah ini. Sebagai Bunda Paud Pamekasan memilik tugas untuk bergerak bagaimana agar anak anak kita cerdas dan memiliki ahklakul karimah. Semuanya penting. Dengan lintas kerjasama seperti itu harapan masyarakat kita akan bisa jadi Pamekasan yang hebat bejreh, rajjeh dan parjugeh, pasti terwujud,” tegasnya.

 

 

Dalam kesempatan tersebut Ibu Nayla mengabarkan bahwa pada tahun 2019 ini Pamekasan berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten layak anak tingkat pratama. Keberhasilan ini teraih berkat kerja semua pihak termasuk para pendidik, instansi pemerintah terkait dan orang tua secara umum.

 

 

“Alhamdulillah 2019 Pamekasan dapat penghargaan sebagai kabupaten layak anak yang terbaik pratama. Semoga tahun depan termotivasi kita untuk tingkatkan kerjasama kita agar Pamekasan lebih baik, agar kita memiliki anak anak yang cerdas lahir batin menuju Pamekasan masa depan yang hebat rajjeh bejreh dan parjugeh,” katanya.

 

 

Ibu Nayla juga berjanji ke depan akan banyak turun ke desa dan kecamatan untuk melihat perkembangan pendidikan anak anak. “Selamat Hari Anak Nasional selamat HUT Himpaudi ke 14 semoga makin rajjeh dan parjugeh untuk menuju Pamekasan hebat,” pungkasnya. (globalnews/fal/hms)

 

 

21
August

 

HUMAS PAMEKASAN– Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan kepemimpinan yang diidealkannya dalam menjalankan tugasnya adalah kepeminpinan yang melayani yang berfondasikan kepentingan dan kemaslahatan umat atau rakyat. Karena itu perlu sinergi antar seluruh elemen dalam mewujudkan cita -cita ideal itu.

Badrut Tamam mengungkapkan itu saat memberi sambutan dalam acara pengucapan sumpah jabatan anggota DPRD Pamekasan masa bhakti 2019-2024, di Pendoppo Rongosukowati Pamekasan, Rabu (21/8/19). Sebelum memberi sambutan dia membacakan sambutan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

 

“Sesuai dengan arahan Gubenur Jawa Timur seperti yang saya bacakan tadi, dalam RPJMD tahun 2018-2023 yang kita buat, , saya perlu tegaskan bahwa saya dan bapak wabup telah bersepakat untuk mewujudkan pemerintahan yang melayani. Karena itu kepeminpinan yang kita anut adalah kepeminpinan yang berfondasikan kemaslahatan umat,” katanya.

 

Untuk mewujudkan kepemimpinan yang bermaslahat pada umat, ada konsep utama yang harus dilakukan yaitu konsep at’amahum minju’in waamanahum min hauf. At’amahaum minjuk artinya memberikan kesejahteraan pada masyarakat utamanya keluarga miskin dan duafa.


Sedangkan konsep waamanahum min hauf adalah konsep memberikan jaminan keamanan dan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalani tugas dan kehidupannya. Sehingga dengan perpaduan antara memberikan pelayanan kesejahteraan dan jaminan keamanan, akan mendapatkan tatanan masyarakat yang aman, adil dan sejahtera.

 

 

Untuk mewujudkan itu, lanjutnya, tidak ada jalan kecuali terjalinnya sinergi antara pemerintah dengan pihak legislatif dalam membangun tugas dan kewajibannya.

Bangunan sinergi itu harus bertujuan memberikan pelayanan yang terbaik pada rakyat. Pelayanan terbaik akan tercipta jika konsep yang dibuat bagus dan diaplikasikan juga dengan tepat.

 

“Karena itu dalam momentum pengucapan sumpah jabatan bagi para anggota DPRD Pamekasan saat ini, kami mengucapkan dengan setulus tulusnya, selamat menjalankankan tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat, semoga bisa mengemban amanah dengan baik,” ucapnya.

 

45 orang anggota DPRD Pamekasan masa bhakti tahun 2019-2024, berasal dari PPP sebanyak 12 kursi, PKB sebanyak 7 kursi, Partai Demokrat sebanyak 6 kursi, PKS 5 kursi, Gerindra 4 kursi, Partai Nasdem 2 kursi, Partai Golkar 3 kursi, PAN 2 kursi, Partai Bulan Bintang 3 kursi dan PPI 1 kursi.

 

Dalam rangkaian acara pengucapan sumpah jabatan anggota dewan itu juga ditetapkan jabatan Ketua dan Wakil Ketua sementara. Yang ditunjuk untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua sementara masing masing Halili Yasin dan H Imam Hosairi masing masing mantan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan periode 2014-2019, yang terpilih kembali. (globalnews/fal/hms)

 

 

21
August

 

HUMAS PAMEKASAN– Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan kepemimpinan yang diidealkannya dalam menjalankan tugasnya adalah kepeminpinan yang melayani yang berfondasikan kepentingan dan kemaslahatan umat atau rakyat. Karena itu perlu sinergi antar seluruh elemen dalam mewujudkan cita -cita ideal itu.

Badrut Tamam mengungkapkan itu saat memberi sambutan dalam acara pengucapan sumpah jabatan anggota DPRD Pamekasan masa bhakti 2019-2024, di Pendoppo Rongosukowati Pamekasan, Rabu (21/8/19). Sebelum memberi sambutan dia membacakan sambutan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

 

“Sesuai dengan arahan Gubenur Jawa Timur seperti yang saya bacakan tadi, dalam RPJMD tahun 2018-2023 yang kita buat, , saya perlu tegaskan bahwa saya dan bapak wabup telah bersepakat untuk mewujudkan pemerintahan yang melayani. Karena itu kepeminpinan yang kita anut adalah kepeminpinan yang berfondasikan kemaslahatan umat,” katanya.

 

Untuk mewujudkan kepemimpinan yang bermaslahat pada umat, ada konsep utama yang harus dilakukan yaitu konsep at’amahum minju’in waamanahum min hauf. At’amahaum minjuk artinya memberikan kesejahteraan pada masyarakat utamanya keluarga miskin dan duafa.


Sedangkan konsep waamanahum min hauf adalah konsep memberikan jaminan keamanan dan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalani tugas dan kehidupannya. Sehingga dengan perpaduan antara memberikan pelayanan kesejahteraan dan jaminan keamanan, akan mendapatkan tatanan masyarakat yang aman, adil dan sejahtera.

 

 

Untuk mewujudkan itu, lanjutnya, tidak ada jalan kecuali terjalinnya sinergi antara pemerintah dengan pihak legislatif dalam membangun tugas dan kewajibannya.

Bangunan sinergi itu harus bertujuan memberikan pelayanan yang terbaik pada rakyat. Pelayanan terbaik akan tercipta jika konsep yang dibuat bagus dan diaplikasikan juga dengan tepat.

 

“Karena itu dalam momentum pengucapan sumpah jabatan bagi para anggota DPRD Pamekasan saat ini, kami mengucapkan dengan setulus tulusnya, selamat menjalankankan tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat, semoga bisa mengemban amanah dengan baik,” ucapnya.

 

45 orang anggota DPRD Pamekasan masa bhakti tahun 2019-2024, berasal dari PPP sebanyak 12 kursi, PKB sebanyak 7 kursi, Partai Demokrat sebanyak 6 kursi, PKS 5 kursi, Gerindra 4 kursi, Partai Nasdem 2 kursi, Partai Golkar 3 kursi, PAN 2 kursi, Partai Bulan Bintang 3 kursi dan PPI 1 kursi.

 

Dalam rangkaian acara pengucapan sumpah jabatan anggota dewan itu juga ditetapkan jabatan Ketua dan Wakil Ketua sementara. Yang ditunjuk untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua sementara masing masing Halili Yasin dan H Imam Hosairi masing masing mantan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan periode 2014-2019, yang terpilih kembali. (globalnews/fal/hms)

 

17
August

 

 

HUMAS PAMEKASAN  – Ada sisi yang sangat humanis dalam rangkaian upacara memperingati HUT kemerdekaan RI ke 74, di lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan Sabtu (17/8/19). Yakni ketika Bupati Badrut Tamam memberikan pengarahan kepada para anggota Paskibraka (pasukan pengibar bendera pusaka). Tatap muka dengan anggota Paskibraka itu dilakukan setelah upacara peringatan HUT RI selesai.

 

Kepada pada ratusan anggota Paskibraka Badrut Tamam dengan tulus meminta agar mereka benar benar berusaha belajar dan bekerja keras untuk menjadi generasi masa depan yang yang hebat dan berprestasi. Sehingga nanti akan bisa mengabdikan ilmunya kepada kepentingan pembangunan bangsa dan negara.

 

Tatap muka antara anggota Paskibraka dengan Bupati Badrut Tamam saat itu juga dihadiri oleh anggota Forkopimda lengkap, para pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan dan para pembina dan pelatih Paskibraka. Kepada mereka anggota Paskibraka itu Badrut Tamam juga memberikan kenang kenangan.

 

“Saya sering mengatakan bahwa haruslah kita bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang luar biasa. Kalau tidak, tidak akan menghasilkan yang luar biasa. Bekerja keras dan luar biasa saja juga belum tentu berhasil, apalagi hanya bekerja atau berusaha dengan yang biasa biasa saja,” terangnya.

 

Dia lalu memberikan contoh tentang dirinya sendiri. Dia mengaku bahwa dirinya adalah seorang anak yatim yang ditinggal meninggal dunia oleh ayahandanya pada saat usia sekitar 11 tahun. Namun dia memiliki tekad yang kuat untuk bisa menjadi actor perubahan di daerah ini. Akhirnya Allah juga memberikan jalan untuk kerja kerasnya itu.

 

 

Dia juga mengajak kepada para anggota Paskibraka untuk bersyukur kepada Allah SWT, atas kemerdekaan yang dirayakan HUT- nya pada saat ini.Yang kedua bersyukur kepada Allah yang telah beri kesehatan dan terakhir bersyukur karena Allah SWT memberikan kesempatan kepada para anggota Paskibraka dan para undangan lainnya untuk bisa mengisi kemerdekaan dengan peran dan fungsinya masing masing.

 

Sementara itu usai upacara memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke 74, Bupati Badrut Tamam juga menyempatkan untuk menyerahkan surat keputusan remisi kepada ratusan narapidana dan anak pidana dari Lapas Kelas II A Pamekasan dan lapas Narkotika Pamekasan.

 

Ada 668 orang Napi di Lapas Kelas II A yang dapat remisi dan 16 orang diantaranya langsung menghirup udara bebas. Sedangkan dari lapas Narkotika ada 732 yang dapat remisi dan tidak ada yang langsung bebas.

 

Badrut Tamam bersama istrinya Nayla Badrut Tamam juga menyerahkan bingkisan bagi mantan veteran pejuang dan istri veteran pejuang yang juga dihadirkan dalam upacara tersebut. (globalnews/fal/hms)

 

 

17
August

 

 

HUMAS PAMEKASAN   Ada sisi yang sangat humanis dalam rangkaian upacara memperingati HUT kemerdekaan RI ke 74, di lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan Sabtu (17/8/19). Yakni ketika Bupati Badrut Tamam memberikan pengarahan kepada para anggota Paskibraka (pasukan pengibar bendera pusaka). Tatap muka dengan anggota Paskibraka itu dilakukan setelah upacara peringatan HUT RI selesai.

 

Kepada pada ratusan anggota Paskibraka Badrut Tamam dengan tulus meminta agar mereka benar benar berusaha belajar dan bekerja keras untuk menjadi generasi masa depan yang yang hebat dan berprestasi. Sehingga nanti akan bisa mengabdikan ilmunya kepada kepentingan pembangunan bangsa dan negara.

 

Tatap muka antara anggota Paskibraka dengan Bupati Badrut Tamam saat itu juga dihadiri oleh anggota Forkopimda lengkap, para pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan dan para pembina dan pelatih Paskibraka. Kepada mereka anggota Paskibraka itu Badrut Tamam juga memberikan kenang kenangan.

 

“Saya sering mengatakan bahwa haruslah kita bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang luar biasa. Kalau tidak, tidak akan menghasilkan yang luar biasa. Bekerja keras dan luar biasa saja juga belum tentu berhasil, apalagi hanya bekerja atau berusaha dengan yang biasa biasa saja,” terangnya.

 

Dia lalu memberikan contoh tentang dirinya sendiri. Dia mengaku bahwa dirinya adalah seorang anak yatim yang ditinggal meninggal dunia oleh ayahandanya pada saat usia sekitar 11 tahun. Namun dia memiliki tekad yang kuat untuk bisa menjadi actor perubahan di daerah ini. Akhirnya Allah juga memberikan jalan untuk kerja kerasnya itu.

 

 

Dia juga mengajak kepada para anggota Paskibraka untuk bersyukur kepada Allah SWT, atas kemerdekaan yang dirayakan HUT- nya pada saat ini.Yang kedua bersyukur kepada Allah yang telah beri kesehatan dan terakhir bersyukur karena Allah SWT memberikan kesempatan kepada para anggota Paskibraka dan para undangan lainnya untuk bisa mengisi kemerdekaan dengan peran dan fungsinya masing masing.

 

Sementara itu usai upacara memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke 74, Bupati Badrut Tamam juga menyempatkan untuk menyerahkan surat keputusan remisi kepada ratusan narapidana dan anak pidana dari Lapas Kelas II A Pamekasan dan lapas Narkotika Pamekasan.

 

Ada 668 orang Napi di Lapas Kelas II A yang dapat remisi dan 16 orang diantaranya langsung menghirup udara bebas. Sedangkan dari lapas Narkotika ada 732 yang dapat remisi dan tidak ada yang langsung bebas.

 

Badrut Tamam bersama istrinya Nayla Badrut Tamam juga menyerahkan bingkisan bagi mantan veteran pejuang dan istri veteran pejuang yang juga dihadirkan dalam upacara tersebut. (globalnews/fal/hms)

 

16
August

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengaku mengapresiasi positif inti pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 74 pada Sidang DPD-DPR RI, Jumat (16/8/19). Badrut Tamam mengungkapkan terima atas motivasi arahan dan harapan Presiden.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden. Materi pidatonya sangat mendorong kami, sangat visioner dan berisi ide-ide besar untuk kami melakukan kerja-kerja yang lebih baik lagi kedepan dalam menjalankan pembangunan di Pamekasan ini,” katanya, saat ditemui wartawan usai hadir di sidang DPRD Pamekasan mendengarkan pidato Presiden.

 

Didampingi oleh Sekdakab Pamekasan Totok Hartono, Badrut Tamam mengaku bahwa setelah mendengar pidato Presiden, dia menilai pidato tersebut sangat visioner dan luar biasa. Maknanya, kata dia, semua aparat negara dan masyarakat Indonesia secara umum mendapatkan kewajiban untuk merespon dan menindaklanjuti pesan dan motivasi yang ada dalam pidato tersebut.

 

“Visi Indonesioa maju melalui SDM unggul kita bisa capai. Artinya pemerintah harus kerja yang cepat tidak lelet yang memberikan pelayanan terbaik pada rakyat. Itu jadi intinya yang disampaikan presiden. Saya merasa mendapatkan support dan semangat cepat lagi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pamekasan ini,” katanya.

 

Terkait refleksi yang harus dilakukan dalam memaknai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun ini, Badrut Tamam mengatakan HUT kemerdekaan itu adalah pemicu semangat semua elemen bangsa untuik kerja lebih cepat lagi dan kerja luar biasa. Karena itu, kata dia, kedepan harus ada upaya untuk kerja lebih keras lagi dalam membangun daerah.

“Saya sering katakan bahwa jangan pernah berharap mendapat hasil yang luar biasa dari cara kerja kita yang biasa biasa saja, jadi harus kerja luar biasa. Kerja yang luar biasa saja belum tentu membuahkan hasil yang baik apalagi kerjanya hanya biasa biasa saja. Ini yang saya sering tekannya,” akunya.

 

Kerja luar biasa, kata Badrut, adalah semangat baru untuk mengubah secara total paradigma kerja yang bersifat minta dilayani kepada melayani. Berubah dari bersifat apatis menjadi optimis. Berubah dari bersifat antipasti menjadi peduli dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

“Jadi harus kerja luar biasa untuk kemudian menggeser dari bekerja yang biasa jadi luar biasa. Kebiasaan para pejabat yang minta dilayani menjadi berubah melayani secara tulus dan ikhlas. Mengubah untuk menjadi pendorong semangat rakyat dengan memberi contoh dengan baik dan benar, “ tandasnya.

 

Badrut Tamam lalu menyebut sebagian isi pidato kenegaraan Presiden itu, antara lain presiden mengajak seluruh aparat negara dan elemen masyarakat untuk meningkatkan SDM menjadi lebih baik. Sesuai dengan visi Indonesia kedepan adalah dengan SDM yang baik menuju Indonesia maju.

 

“Visi Indonesia SDM unggul kita bisa capai. Artinya pemerintah yang cepat tidak lelet yang orentasinya beri layanan kepada rakyat. Itu jadi inti yang disampaikan presiden. Saya merasa mendapatkan support dan semangat cepat lagi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyak,” pungkasnya. (globalnews/fal/hms).

 

 

16
August

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengaku mengapresiasi positif inti pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 74 pada Sidang DPD-DPR RI, Jumat (16/8/19). Badrut Tamam mengungkapkan terima atas motivasi arahan dan harapan Presiden.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden. Materi pidatonya sangat mendorong kami, sangat visioner dan berisi ide-ide besar untuk kami melakukan kerja-kerja yang lebih baik lagi kedepan dalam menjalankan pembangunan di Pamekasan ini,” katanya, saat ditemui wartawan usai hadir di sidang DPRD Pamekasan mendengarkan pidato Presiden.

 

Didampingi oleh Sekdakab Pamekasan Totok Hartono, Badrut Tamam mengaku bahwa setelah mendengar pidato Presiden, dia menilai pidato tersebut sangat visioner dan luar biasa. Maknanya, kata dia, semua aparat negara dan masyarakat Indonesia secara umum mendapatkan kewajiban untuk merespon dan menindaklanjuti pesan dan motivasi yang ada dalam pidato tersebut.

 

“Visi Indonesioa maju melalui SDM unggul kita bisa capai. Artinya pemerintah harus kerja yang cepat tidak lelet yang memberikan pelayanan terbaik pada rakyat. Itu jadi intinya yang disampaikan presiden. Saya merasa mendapatkan support dan semangat cepat lagi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pamekasan ini,” katanya.

 

Terkait refleksi yang harus dilakukan dalam memaknai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun ini, Badrut Tamam mengatakan HUT kemerdekaan itu adalah pemicu semangat semua elemen bangsa untuik kerja lebih cepat lagi dan kerja luar biasa. Karena itu, kata dia, kedepan harus ada upaya untuk kerja lebih keras lagi dalam membangun daerah.

“Saya sering katakan bahwa jangan pernah berharap mendapat hasil yang luar biasa dari cara kerja kita yang biasa biasa saja, jadi harus kerja luar biasa. Kerja yang luar biasa saja belum tentu membuahkan hasil yang baik apalagi kerjanya hanya biasa biasa saja. Ini yang saya sering tekannya,” akunya.

 

Kerja luar biasa, kata Badrut, adalah semangat baru untuk mengubah secara total paradigma kerja yang bersifat minta dilayani kepada melayani. Berubah dari bersifat apatis menjadi optimis. Berubah dari bersifat antipasti menjadi peduli dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

“Jadi harus kerja luar biasa untuk kemudian menggeser dari bekerja yang biasa jadi luar biasa. Kebiasaan para pejabat yang minta dilayani menjadi berubah melayani secara tulus dan ikhlas. Mengubah untuk menjadi pendorong semangat rakyat dengan memberi contoh dengan baik dan benar, “ tandasnya.

 

Badrut Tamam lalu menyebut sebagian isi pidato kenegaraan Presiden itu, antara lain presiden mengajak seluruh aparat negara dan elemen masyarakat untuk meningkatkan SDM menjadi lebih baik. Sesuai dengan visi Indonesia kedepan adalah dengan SDM yang baik menuju Indonesia maju.

 

“Visi Indonesia SDM unggul kita bisa capai. Artinya pemerintah yang cepat tidak lelet yang orentasinya beri layanan kepada rakyat. Itu jadi inti yang disampaikan presiden. Saya merasa mendapatkan support dan semangat cepat lagi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyak,” pungkasnya. (globalnews/fal/hms).

 

17
August
 
HUMAS PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-74 RI tahun 2019 digelar di lapangan Nagara Bhakti depan Mandhepah Agung Ronggo Sukowati, Sabtu (17/08/2019).
 
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, bertindak sebagai Inspektur upacara, sementara sebagai komandan upacara yakni Kapten Cba Benni Purwanto, Danramil Larangan.
 
Sedangkan untuk petugas pembaca teks Proklamasi, Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Halili. Dan untuk pembaca doa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Affandi.
 
Tampak hadir dalam upacara tersebut, jajaran Forkopimda, Ketua dan Unsur Pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Pamekasan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, para veteran dan tamu undangan lainnya.
 
Untuk peserta upacara, terdiri anggota TNI/Polri, Satpol PP, Linmas, Damkar, Satpam, Anggota Korpri, Mahasiswa, Pelajar tingkar  SLTP dan SLTA, Pramuka dan dari Unsur masyarakat.
 
“Mudah-mudahan kemerdekaan yang kita rayakan hari ini yang ke 74 tahun bisa kita isi dengan mendorong bagaimana rakyat diKabupaten Pamekasan dan Indonesia bisa mendapatkan pelayanan maksimal dari pemerintah, bisa didorong kemakmuran dan kesejahteraannya,” Kata Bupati Pamekasan usai selesai rangkaian acara upacara.
 
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, mengisi kemerdekaan bagi Pemkab adalah yang pertama dengan memberikan pelayanan yang ekselen kepada seluruh masyarakat, mendorong kemakmuran yang berkeadilan.
 
Selin itu, membangun pertumbuhan ekonomi yang merata serta menciptakan pemerintahan yang bersih, melayani dan bisa menjadi ketauladanan bagi setiap elemen bangsa.
 
“Yang kedua mendorong sumberdaya yang bagus, unggul serta memiliki akhlaqul karimah yang bagus dan terhindar dari narkoba khususnya para generasi muda,” Pungkasnya (fal/hms)
Page 2 of 28