04
September

HUMAS PAMEKASAN  - Kabupaten Pamekasan berhasil meraih jura II dalam lomba kreatifitas masak ikan tingkat Propinsi Jatim, yang diselenggarakan 11 Juli 2019 yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur dan diikut oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur.


Penyerahan hadiah dan penghargaan atas pemenang lomba ini dilakukan oleh Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jatim Ibu Arumi Dardak kepada Ibu Nayla Badrut Tamam istri Bupati Pamekasan selaku Ketua Forikan Pamekasan. Penyerahan penghargaan dan hadiah juga disaksikan oleh Ketua Forikan Indonesia Dr Joko.


Lomba kreatifitas memasak ikan ini digelar tiap tahun rutin. Selama dua tahun terakhir yakni pada tahun 2017 hingga tahun 2018 Pamekasan absen tidak mengikuti dan pada tahun 2019 ini kembali ikut dan berhasil meraih juara II. Juara pertama untuk tahun ini diraih oleh Kabupaten Pasuruan. [


Plt Kepala DKP Pamekasan Fathorrasyid SE mengungkapkan keberhasilan meraih juara tahun ini benar benar menjadi kebanggaan bagi kabupaten Pamekasan. Karena kemenangan ini terjadi pada saat awal kepemimpinan Bupati Badrut Tamam bersama Wakilnya Raja’e.


“Ini benar benar membanggakan bagi kami. Awal kepeminpinan Bapak Bupati dan Wabup ini kami langsung dapat juara. Alhamdulillah benar benar menyenangkan bagi kami. Teman teman capek capek kerja keras ada hasilnya dan memuaskan kita semua,” ungkapnya.


Dalam lomba kali ini ada dua kategori masakan yang dilombakan yakni kategori masakan keluarga dan kategori masakan untuk balita. Untuk lomba masakan keluarga dilakukan live atau langsung diracik di tempat lomba. Sedangkan lomba makanan balita tidak live namun bahan materinya sudah jadi sebelumnya. 


“Yang paling memuaskan juga karena kami ini ikut lomba pertama untuk lomba masakan secara live di arena lomba. Dan itu langsung kami mendapat juara. Itu artinya kita bisa memiliki kemampuan untuk membuat aneka ragam masakan ikan yang penting untuk kesehatan,” katanya.


Ibu Nayla Badrut Tamam mengharapkan keberhasilan meraih juara dalam lomba ini bukan tujuan utamanya. Tujuan utamanya adalah harus ditindak lanjuti dengan sosialisasi yang merata kepada masyarakat untuk memotivasi dan mendorong masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan.

 

“Tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengkonsumsi ikan sebagai kebutuhan penting sehari hari. Lauk pauk dalam makan sehari tidak harus mahal, dengan ikan laut dan ikan darat yang biasa dan murah, tapi dengan mempelajari bagaimana tata cara memasaknya maka akan menjadi makanan yang enak dan menyehatkan,” katanya.(fal/hms)

04
September

Foto : Baddrut Tamam tinjau peserta MJF di Islamic Center

 

HUMAS PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan selama dua hari mulai Rabu (4/9/19) menggelar  Milenial Job Fair ( MJF) 2019. Kegiatan ini digelar di Gedung Islamic Center Jalan Panglegur  Pamekasan dan dibuka secara resmi oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

 

Hadir dalam pembukaan acara tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur dan Kepala Dinas Tenaga Kerja empat  kabupaten di Madura. Kepala Bakorwil IV Pamekasan, para kepala SMK Negeri dan swata, kalangan pengelola lembaga kursus, perguruan tinggi, para camat dan lurah se Pamekasan. 

 

Bupati Baddrut Tamam mengungkapkan MJF ini merupakan bagian dari ikhtiar membuka informasi bagi pencari kerja di Pamekasan untuk menemukan peluang kerja.  “Mudah mudahan perusahaan dan lembaga yang kerjasama  bisa beri informasi yang cukup dan bisa buka peluang yang luas untuk pencari kerja di Pamekasan,” katanya.

 

Dia mengungkapkan angka pengangguran terbuka di Pamekasan sekitar 13 ribu lebih. Kalau dibandingkan dengan jumlah desa sebanyak 159 desa dan kelurahan dan jumlah penduduk Pamekasan yang mencapai 800 ribu lebih, maka pencari kerja di Pamekasan, kata dia,  sangat kecil.

 

Akan tetapi, lanjutnya, bukan berarti setiap masyarakat sudah dapat pekerjaan yang pantas. Tantangan berikutnya bagi pemerintah adalah bagaimana ciptakan peluang kerja yang luas dan pelayanan melalui SDM yang berdaya saing. Karena kedepan, kata dia, ada dua persoalan besar yaitu SDM dan skil yang baik dan kecepatan berinofasi.  

 

“Pemerintah kedepan yang cepat  dan gesit berinovasi. Menuju   itu semua dibutuhkan skil dan SDM yang bagus. Maka Perguruan tinggi,  SMK, perlu duduk bersama susun program agar para alumninya memiliki skil yang berdaya saing. Jika tidak maka mereka tidak bisa bersaing dengan kebutuhan kerja.” paparnya.

 

Terkait dengan hal itu Baddrut Tamam mengaku telah bangun komunikasi dengan Kemenko Ekuin untuk sebuah program membangun ekonomi melalui Pengambangan Ekonomi Kawasan (PEK). Dia mohon restu agar rencana itu bisa beri jalan peluang kerja yang luas tidak hanya untuk Pamekasan namun untuk daerah lainnya.

 

Dia berharap seluruh daerah di Madura membangun komunikasi  untuk menangani masalah ketenaga kerjaan di Madura. Dia menginginkan ada komitmen semangat para pimpinan daerah di Madura untuk menawarkan konsep pembaharuan dalam membangun Madura, agar stakeholder di Madura mau bekerjasama mengankat derajat Madura.

 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Pamekasan Arif Handayani mengungkapkan berdasarkan survey ketenaga kerjaan, jumlah penduduk Pamekasan tahun 2018 sebanyak 871 ribu. Dengan jumlah angkatan kerja 458 ribu. Sedangkan angka pengangguran terbuka 13.385. 

 

Jumlah perusahaan peserta yang berpartisipasi dalam MJF 2019 adalah sebanyak 52 perusahaan dan lembaga. 32 berasal dari local Madura dan sisanya berasal dari daerah lainnya di Jawa Timur. Sedangkan angka peluang kerja yang tersedia dari 52 perusahaan itu mencapai 2000 lebih lowongan kerja, baik untuk tenaga kerja di dalam negeri maupun luar negeri. (fal/hms)

16
August

 

HUMAS PAMEKASAN– Bupati Pamekasan, Badrut Tamam berpesan kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) agar bisa menghayati semangat tinggi dan pengorbanan para pejuang bangsa demi kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam prosesi pengukuhan Paskibraka 2019 yang dilaksanakan di Mandepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Kamis (15/8/2019) malam.

 

“Pertama-tama kami sampaikan selamat dan terima kasih kepada anggota Paskibraka, mereka merupakan muda-mudi terbaik Pamekasan yang dinyatakan lolos dari proses seleksi ketat dalam beberapa bulan terakhir,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

 

 

Bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut ini juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera pusaka pada Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2019) besok.

 

“Rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, juga kami sampaikan kepada para pembina dan para pelatih yang sudah bersusah payah menggembleng dan menyiapkan adik-adik kita untuk menjadi pasukan pengibar bendera merah putih,” ungkapnya.

 

Menurutnya tidak mudah menjadi seorang Paskibraka, sebab dibutuhkan orang terlatih dan siap mental maupun fisik prima. Apalagi mereka juga harus melalui beragam seleksi yang cukup ketat. “Namun yang pasti harus disadari, bahwa tugas yang kalian lakukan adalah tugas mulia, tugas agung dan tugas yang suci,” jelasnya.

 

Dari itu, ia berpesan agar suluruh anggota Paskibraka dapat menghayati tentang pengorbanan para pejuang bangsa yang mengorbankan jiwa dan raga demi mengibarkan panji kebesaran bangsa dan negara. “Karena dengan itulah, kalian akan benar-benar menjadi teladan bangsa,” pungkasnya (beritajatim/fal/hms)

 

14
August

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengajak para generasi muda agar terus meningkatkan semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun patriotisme dan nasionalisme demi mewujudkan semangat cinta tanah air.

 

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan apel besar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-58 Pramuka yang digelar di halaman Pendopo Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (14/8/2019).

 

“Pertama kami mengajak para generasi muda agar terus meningkatkan semangat gotong royong dengan cara melakukan berbagai kegiatan sosial di berbagai lokasi yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

 

Selain itu, pihaknya juga mengajak para pemuda agar selalu memiliki komitmen meningkatkan semangat nasionalisme. “Kami minta generasi muda agar meningkatkan semangat patriotisme dan nasionalisme, guna menjadi generasi yang cinta tanah air. Termasuk juga menjadi pelopor anti korupsi,” ungkapnya.

 

“Karena bagaimanapun, meningkatkan patriotisme dan nasionalisme juga dapat mendorong generasi muda dalam meningkatkan sumber daya manusia menjadi generasi yang lebih baik di masa depan,” sambung bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

 

Tidak hanya itu, Bupati Badrut Tamam juga mengimbau para guru di Bumi Gerbang Salam. Baik di tingkat SD/MI, SMP/MTs maupun SMA dan sederajat, agar menggalakkan kegiatan pramuka sebagai program ekstra kurikuler.

 

“Tidak kalah penting, kesibukan dari kegiatan ektrakurikuler dapat menghindarkan generasi muda daru pengaruh negatif, semisal narkoba dan lainnya,” pungkasnya. (beritajatim/fal/hms)

 

 

Page 2 of 37