12
February

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Badrut Tamam optimis nilai akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Dr Slamat Martodirjo Pamekasan tahun ini akan menjadi rumah sakit type B plus. Dengan begitu RSUD ini akan bisa meningkatkan pelayanannya secara maksimal. Optimisme itu disampaikan Badrut Tamam usai menemui asesor akreditasi Rumah Sakit, Selasa (12/2/19).

“Akreditasi rumah sakit kita bagus, target kita nanti akan semakin bagus. Beberapa catatan dari tim asesor, kita diakui bagus. Bahkan, target kita pelayanan RSUD kita lima tahun ke depan pelayanan semakin excellent,” terang RBT sapaan akrab Bupati Tamam kepada wartawan usai memberikan penjelasan komitmennya di hadapan tim asesor.

Selama ini, kata dia, RSUD Pamekasan telah menjadi rujukan dari warga kabupaten lainnya di Madura seperti dari Sampang, Sumenep. Kondisi ini menjadi layak kalau kemudian RSUD Pamekasan terus bisa menaikkan akreditasi dan pelayanannya sehingga akan bisa berbuat maksimal melayani masyarakat di Madura.

“Disini jadi rujukan dari warga dan masyarakat Sampang, Sumenep, banyak orang yang kesini lho. Memang untuk kemungkinan untuk mendapatkan nilai A masih sulit. Sehingga, target B plus dirasa sudah bagus. Kalau bermimpi dapat A, saya rasa masih sulit. Jadi B plus yang pantaslah,” tandasnya.

Wakil Direktur Keuangan RSUD Dr Slamet Martodirjo Daeng Ali Taufik mendampingi Direktur Dr Farid Anwar mengungkapkan akreditasi ulang ini sudah dimulai sejak 11 Februari hingga 14 Februari 2019 besok. Selasa kemarin jadwal penilaian untuk materi penilaian tentang komitmen pimpinan. Kebetulan dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Pamekasan.

Kehadiran Bapak Bupati langsung, kata Taufik, merupakan poin yang luar biasa. Bupati bisa menunjukkan seberapa besa komitmennya untuk membangun dan meningkatkan pelayanannya pada rumah sakit ini. Karena upaya apapun yang dilakukan oleh rumah sakit tetap bergantung pada pimpinan atau orang nomor satu di daerah yakni Bupati Kepala Daerah.

“Ketika beliau menyampaikan komitmennya dihadapan tim asesor tadi, komitmennya sangat luar biasa bagus dalam meningkatkan mutu pelayanan maupun keselamatan pasien. Penyediaan anggaran, fasilitas sarana dan prasarana serta pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM),” ungkap Taufik.

Bupati Badrut Tamam, tambah Taufik, betul-betul berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang lebih maksimal serta masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman juga. Tentu saja untuk memenuhi komitmen itu butuh sumber daya yang lain, seperti sumber daya keuangan, sarana dan prasarana. Dan semua kebutuhan itu telah dipikirkan oleh Bupati.

“Komitmen Bapak Bupati menjadikan Rumah Sakit bisa memberikan yang maksimal ini merupaan bagian dari komitmen beliau secara umum untuk meningkatkan pelayanan di daerah ini. Banyak terobosan baru yang beliau lakukan dan sudah diterapkan di rumah sakit ini, utamanya yang terkait etika pelayanan pada pasien,” pungkasnya. (FAL/HMS)

 

16
February

 

HUMAS PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan terus bergerak memaksimalkan pelayanan pada masyarakat. Setelah sukses Resmikan Mall Pelayanan Publik (MPP), Sabtu (16/2/19) malam Bupati Pamekasan Badrut Tamam kembali melakukan Launching terobosan baru Aplikasi Pamekasan Smart E-Lorong dan E-Madul.

Peresmian dilakukan di Bundaran Monumen Arek Lancor Kota Pamekasan. Kegiatan ini dihadri oleh Wabup Raja’ie, anggota Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan, para camat dan masyarakat umum lainnya.

Badrut Tamam mengatakan Pamekasan Smart E-Lorong dan E-Madul adalah terobosan yang dilakukan Pemkab Pamekasan untuk memudahakan masyarakat melaporkan secara mandiri atas berbagai temuan masalah pembangunan di Pamekasan melajui fasilitas tehnologi internit.

Dasarnya adalah Peraturan Presiden NO 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan berbasis elektronik dan Peraturan Bupati NO 18 tahun 2018 tentang pengembangan E-Goverment dilingkungan Pemkab Pamekasan. Pamekasan Smart E-Lorong da E-Madul merupakan upaya mempermudah dan mempercepat memberikan layanan pada masyarakat.

“E-Lorong adalah apli saluran yang bisa dipakai oleh masyarakat melaporkan tentang hal yang berkaitan dengan masalah infrasturuktur jalan. Sedangkan E-Madul adalah saluran yang bisa dipakai untuk melaporkan tentang berbagai hal lain tetang masalah pembangunan secara umum. Dua saluran ini menerima laporan dan langsung diproses untuk segera ditindak lanjuti,” katanya.

Launching ditandai dengan penekanan tombol Pamekasan Smart oleh Bupati bersama Wabup Raja’ie dan anggota Forkopimda dan pimpinan OPD lainnya. Lalu dilanjutkan dengan mencoba aplikasi Pamekasan Smart E-Lorong dan E-Madul tersebut yang juga disaksikan warga masyarakat kota Pamekasan yang menyaksikan acara itu.

Badrut Tamam menambahkan Pamekasan Smart bukan hanya untuk menerima laporan tentang masalah pembangunan tetapi juga berisi informasi tentang pelayanan lain secara umum dari semua OPD. Bukan hanya dalam bentuk laporan namun dengan Pameksan Smart ini masyarakat bisa menerima informasi apa saja yang dibutuhkannya tentang pelayanan.

“Saya yakin Pamekasan Smart ini akan menjadi model baru dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Semua ini kita lakukan, karena ada keinginan rakyat utama peminpin baru betul betul berupaya beri pelayanan yang baru cepat mudah dan masyarakat jadi senang, karena mendapat pelayanan profesional,” jelasnya.

Pamekasan smart ini,lanjut badrut, merupakan pintu kedua setelah Mall Pelayanan Publik untuk memberikan pelayanan yang prima pada masyarakat. Karena itu dia meminta pimpinan OPD agar dalam menjalankan tugasnya jangan yang biasa saja, karena jika hanya biasa saja tidak akan dapat yang luar biasa.

“Saya Pak Wabup sama kita semua kita jadikan pelayanan ini sebagai pengabdian dan ibadah kepada Allah SWT. Mari kita terus perbaiki pelayanan ini, hingga manjadi kota yang berdaya saing dengan kabupaten maju lainnya di Indonesia. Saya katakan mari dan saya tak akan capek mengajak,” pungkasnya.(FAL/HMS)

22
February

 

HUMAS PAMEKASAN - Wakil Bupati Pamekasan Raja’ie mengungkapkan ikon ‘’Pamekasan Hebat’’ merupakan cita-cita luhur Pemkab Pamekasan untuk melakukan perbaikan secara terencana jujur dan profesional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Raja’e saat memberikan sambutan dalam acara Jumat Bersabda ( Juat bersih sehat bersepeda bersama Forkopimda) di Balai Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pamekasan, Jumat (22/2/19). Acara ini diikuti oleh anggota Forkopimda, pimpinan OPD dan sejumlah klub sepeda onthel yang ada di Pamekasan.

“Saya tadi mendengar ungkapan bahwa Pamekasan saat ini masih belum hebat, namun masih menuju hebat. Betul itu kini kita tengah berusaha menuju hebat. Saya terenyuh dengan ungkapan itu. Saya berfikir mencermati kata kata itu dan itu memang betul kita masih menuju Pamekasan hebat,” katanya.

Semua elemen terkait di Pemkab Pamekasan, lanjt Raja’e, baik dirinya Bupati, pimpimnan OPD dan elemen lainnya tengah berusaha untuk menuju cita cita Pamekasan hebat itu. Pamekasan yang dalam bahawa Madura diistilahkan dengan pamekasan Rajjeh Bejreh dan Parjugeh.

“Kita semua saya dan bapak Bupati, Forkopimda dan keluarga besar Pemkab Pamekasan semuanya ingin menuju kesana. Namun untuk menuju kesana memang tiga hal yang tidak boleh dilupakan yaitu prinsip umum bagi umat menuju kebahagiaan dunia akhirat, yakni bertaqwa kepala Allah, mengikuti contoh rasul dan bersama pemerintah mengatur negara,” paparnya.

Pamekasan Hebat sebagai cita-cita ideal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, kata Raja’e, merupakan bagian dari semangat membangun berdasarkan nilai nilai Islam. Dia kemudian menyitir ayat Al Quran yang berbunyi ‘’Baldatun tayyibatan warabbun ghafur” (negeri yang aman makmur dan mendapat ampunan tuhan).

“Dalam Al Quran itu ada ayat yang berbunyi baldatun tayyibatun warabbun ghafur. Itu merupakan cita-cita ideal semua umat dan negeri didunia untuk menjadikan negerinya yang aman makmur dan mendapat ampunan tuhan. Nah bagi kita Pamekasan ayat itu disederhanakan dengan kalimat Pamekasan Hebat,” jelasnya.

Istilah Pamekasan Hebat, kata Raja’e, dirumuskan untuk membahasakan ayat baldatun tayyibatn warabbun ghafur itu dalam bahasa dan kalimat yang mudah dicerna, difahami dan dimengerti dan disampaikan dengan mudah kepada masyarakat. Intinya sama yakni ingin mencapai daerah yang aman, makmur dan tetap dalam lindungan Allah SWT. (fal/hms)

 

27
February

Pemkab Pameksan Gelar UMKM Go Online

Written by
Published in Kabar Terkini
Read 842 times

 

 

HUMAS PAMEKASAN –Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan Sosialisasi “Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Go Online Pamekasan, Belanja dan Jual Beli Online Murah Cepat dan Aman’’. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (27/2/19).

 

Acara yang dibuka oleh Bupati Badrut Tamam ini dihadiri oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Septriyana Tangkary. Juga hadir Wakil Bupati Raja’e, Pj Sekdakab Andik Fajar Tjhyono, para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Pamekasan dan ratusan pelaku UMKM.

 

Badrut Tamam dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih atas kerjasama dan kehadiran Septriyana Tangkary bersama rombongan ke Pamekasan. Dia mengakui dengan kegiatan ini masyarkat pengelola UMKM akan dapat ilmu baru bagaimana tata cara menjual produknya secara lebih efektif.

 

“Bagaimana cara jual online yang strategis bagaimana cara jual produk yang bukan se Pamekasan tapi se Indonesia. Kita harus bersyukur dapat kesempatan untuk dapat trasformasi ilmu itu. Sangat penting untuk kemajuan dan kemudahan pemasaran hasil produk usaha UMKM kita,” katanya.

 

Badrut Tamam mengaku bahwa dirinya terus berfikir mencari jalan terobosan baru untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengembangkan usahanya, termasuk bagi kalangan UMKM. Dan dia bersyukur diantara terobosan itu adalah berbentuk kerjasama dengan Kementrian Kominfo dalam sosialisasi jual beli online ini.

 

”Saya selalu sudah tidur berfikir bagaimana membuat sesuatu yang baru. Mall Pelayanan Publik, Pamekasan Smart, sudah. Semula banyak pihak yang tidak percaya. Tapi Alhamdulillah akhirnya kami di Jatim Pamekasan menjadi kabupaten ke empat yang memiliki Mall Pelayanan Publik sebelum 100 hari kami bekerja meminpin Pamekasan,” katanya.

 

Diantara terobosan yang akan dilakukan adalah menbentuk 10 ribu pengusaha baru di Pamekasan. Ini semua insya Allah tercapai jika masyarakat dan pengelola UMKM memiliki kemampuan untuk memanfaatkan jasa tehnologi online sebagai prasarana untuk memasarkan produk usaha mereka.

 

Dia menegaskan kini sudah bukan saatnya aparatur layani Bupati, sudah saatnya aparatur layani rakyat. Bukan bupati minta dilayani, tetapi yang harus dilayani adalah rakyat. Dia juga bertekad akan jadikan pendopo kabupaten sebagai pendopo edukasi. Di Pendopo akan ada berbagai fasilitas dan layanan untuk semua kebutuhan layanan masyarakat.

Terkait dengan UKMK Badrut Tamam menegaskan kini di Pamekasan terdapat sekitar 596 UMKM. Ada BUMD yang sekarang tak berfungsi maksimal karena kurang dana. Dia bertekad akan hidupkan BUMD itu untuk menjadi lembaga marketing produk UMKM yang didalamnya ada onliennya. Yang nantinya juga akan bekerjasama dengan Keminfo untuk juala beberap produknya.

Atas berbagai kerja keras yang dilakukannya, kata Badrut Tamam, dalam waktu dekat Pamekasan akan dapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai daerah tercepat bikin MPP, daerah pertama yang memberikan kekhasan potensi lokal dengan branding batik atas mobil dinas pemerintah sebagai wujud pembelaan terhadap pengrajin batik. (FAL/HMS)

Page 10 of 37