25
November

 

HUMAS PAMEKASAN - Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) di Kabupaten Pamekasan dikemas dengan Jalan Enjoy Bersama Bupati (JEBB) Pamekasan.

 

Acara yang mengusung tema "Guru sebagai Penggerak Perubahan Dalam Era Revolusi Industri" itu dipusatkan di Area Monumen Arek Lancor. Dan diikuti oleh para guru se Kabupaten Pamekasan, pelajar dan masyarakat umum.

 

Sebelum peserta JEBB dilepas, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, karena olahraga kita akan menjadi sehat dan mudah-mudahan pendidikan di Kabupaten Pamekasan semakin baik.

 

Para gurunya semakin banyak memberikan inovasi, langkah-langkah untuk menciptakan dan mendidik generasi Pamekasan semakin cerdas. 

 

"Mudah-mudahan pendidikan di Kabupaten Pamekasan semakin berkemajuan dan lahir generasi cerdas, hebat, yang bisa membanggakan kita semuanya," kata Bupati Baddrut saat sambutan, Minggu (25/11/2018) pagi.

 

 

Lebih lanjut, pemimpin muda itu menjelaskan bahwa, JEBB merupakan olahraga yang dapat dijadikan alat sebagai silaturrahum dan ajang memperkuat tali persaudaraan diantara kita semua.

 

"Jalan enjoy bersama bupati dan wakil bupati ini orientasinya adalah olahraga yang dijadikan alat silaturrahim, ajang memperkuat tali persaudaraan kita semua. Dan mudah-mudahan acara ini bisa berjalan lancar, sukses dan tidak ada kendala apapun," tutur Baddrut

 

Selain itu, mantan anggota DPRD Jatim itu juga berharap JEBB menjadi salah satu elemen yang bisa menjadikan Pamekasan hebat, rajjhah, bajjrah, tor parjhughah, di semua sektor.

 

Di akhir sambutan, Bupati berparas tampan tersebut juga mengajak seluruh peserta JEBB untuk tertib di jalan, damai dan tidak terburu-buru. 

 

Untuk diketahui, hadir dalam acara itu Wakil Bupati Pamekasan, Raja`e, sejumlah perwakilan Forpimda, Kadisdik Pamekasan, Ketua PGRI Pamekasan dan para tamu undangan lainnya. (fal/hms)

24
November

 

HUMAS PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada malam hari, demi meningkatkan pelayanan masyarakat sebagaimana menjadi komitmen pasangan pemimpin muda ini.

 

Salah satunya, seperti sidak yang dilakukan di Kecamatan Waru, Pamekasan, Kamis (22/11/2018) malam. Sidak dilakukan secara insidentil, dan Bupati Baddrut Tamam serta Wabup Raja’e langsung mendatangi secara langsung kantor Kecamatan Waru.

 

Duet pasangan pemimpin yang merupakan perwakilan daerah utara dan selatan ini mengaku, komitmen peningkatan pelayanan keduanya bukan hanya di tingkat kabupaten, akan tetapi juga di tingkat kecamatan, hingga di tingkat desa.

 

“Kita lakukan pengecekan secara langsung, kami dan para camat dalam pertemuan sebelumnya telah berkomitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, untuk senantiasa terus meningkatkan pelayanan,” katanya.

 

Alhamdulillah, sambung bupati, Camat Waru sudah menempati rumah dinasnya, sehingga, kebutuhan tentang pelayanan, sudah menunjukkan komitmen lebih baik.

 

“Minimal rumah dinas camat ditempati dulu, lalu kita tingkatkan pelayanannya secara perlahan-lahan. Sebab kalau rumah dinas ditempati, pak camat bisa mengetahui secara langsung, apabila masyarakat membutuhkan pelayanan,” katanya, menambahkan.

 

 

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim ini menambahkan, saat kampanye pilkada, dirinya bersama Raja’e memang memang menjadikan program peningkatan layanan sebagai salah satu fokus perhatian.

 

Pemerataan dalam berbagai sektor, akan terus didorong, baik antara kota dengan desa, ataupun pemerataan pelayanan dan pembangunan antara wilayah utara dan selatan.

 

Dasar itu pula yang menyebabkan Baddrut Tamam menggandeng mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan untuk mendampingi dirinya mengabdi kepada masyarakat Pamekasan. (fal/hms)

 

23
November

 

HUMAS PAMEKASAN – Dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke 489 Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar gerak jalan tradisional palapa. 

 

Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Baddrut Tamam – Raja’e beserta FORKOPIMDA dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut memeriahkan lomba Gerak Jalan Pamekasan Larangan Pamekasan.

 

Lomba yang di adakan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) tersebut memang rutin diadakan setiap tahunnya, dan selalu mampu menyedot perhatian masyarakat.

 

Dalam sambutannya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berharap agar kegiatan olahraga tradisional ini terus di pertahankan kelestariannya.

 

“Kedepan kami berharap pesertanya bukan hanya 210 saja tapi hingga 500,” terang Bupati Muda tersebut Jumat (23/11/2018) Malam.

 

Mantan Anggota DPRD Jatim ini menilai kalau kegiatan olahraga Palapa ini suatu kegiatan yang sangat positif serta tidak melanggar ajaran agama manapun.

 

“Mudah – mudahan dengan adanya olahraga kreatif ini seluruh masyarakat Pamekasan semakin sehat,” ungkapnya.

 

“Tapi yang terpenting bagaimana nantinya Pamekasan ini makmur, masyarakat yang berkeadilan, dan pertumbuh ekonominya dari bawah, merata sesuai apa yang kita cita citakan bersama,” pungkasnya. (fal/hms)

20
November

 

PAMEKASAN (Humas Pamekasan)  – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyatakan, pemkab telah merancang kebijakan akan memberikan beasiswa kepada santri penghafal Al Quran, sebagai bentuk kepedulian dalam mewujudkan tatanan masyarakat Qur’ani di wilayah itu.

 

Selain beasiswa bagi penghafal Al Quran, pemkab juga mulai merancang bantuan beasiswa bagi santri berprestasi.

 

“Tahun ini kita lounching beasiswa santri dan tahun berikutnya kita tambah lagi,” kata Baddrut Tamam saat menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di yang digelar masyarakat Desa Larangan Badung, Pamekasan, bersama bersama Majelis Pemuda Bershalawat At-Taufiq, Selasa (20/11/2018) malam.

 

Beasiswa bagi santri berprestasi ini, menurutnya merupakan satu dari 17 program aksi yang dijanjikan, saat mencalonkan diri sebagai Bupati Pamekasan pada pilkada 27 Juni 2018.

 

Sedangkan, beasiswa untuk penghafal Al Quran, menurutnya akan dimulai pada tahun anggaran 2019.

 

Beasiswa bagi penghafal Al Quran ini sebagai upaya untuk mendorong penguatan pendidikan masyarakat Qurani di kabupaten yang memfokuskan pembangunan pada Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam).

 

Kebijakan lainnya yang sedang menjadi perhatian pemkab menurut bupati adalah mendorong terwujudnya tradisi bershalawat bagi masyarakat dan kalangan pemuda di Pamekasan, sehingga kegiatan seperti itu semakin sering digelar.

 

“Kami menginginkan Pamekasan bershalawat menjadi akhlaq aparatur sipil dan ahlak masyarakat Pamekasan,” ucap Baddrut.

 

Bupati berharap, rencana yang akan dikerjakan itu nantinya bisa mendapatkan pertolongan dari Allah SWT dan mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat Pamekasan.

 

“Semoga di bulan-bulan yang akan datang Majelis Pemuda Bershalawat bisa hadir di Pendopo Pamekasan dan bershalawat bersama masyarakat Pamekasan,” katanya. (fal/hms)

Page 11 of 42