23
November

Bupati didampingi Dandim 0826 Pamekasan saat melepas peserta Stunrider.

 

Pemerintah Kabupaten Pamekasan gelar Stuntride Competition  yang bertempat di Monumen Arek Lancor, hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pamekasan Dandim 0826 Pamekasan Serta Penguruus Trapas Pamekasan. (22/11).

Bupati ACH. Syafii dalam sambutannya berharap “ melalui media ini, anak-anak muda kita tidak lagi adu ketangkasan di tempat umum yang dapat mengganggu masyarakat yang lain, karena hanya akan membuat citra negatif kepada penggemar stunrider. Dan yang terpenting dapat menghindarkan anak-anak muda kita dari penyalahgunaan narkoba yang sangat mencemaskan yang akhir-akhir ini sangat marak terjadi” .

Selain itu Bupati mengucapkan terima kasih kepada para penggemar stuntrider dan kepada panitia pelaksana yang telah melaksanakan kejuaraan ini dengan baik dan lancar. semoga kejuaran ini mampu membangkitkan semangat berkompetensi dan berprestasi di kalangan insan-insan muda Pamekasan penggemar Stuntrider. ungkapnya. (nfl/doc)

16
November

Pemkab Pamekasan gelar apel kesiapan Pilkades Serentak, petugas gabungan dari TNI, Polisi, Sat Pol PP, Brimob, dan Linmas  Sebanyak 3.600 disiapakan untuk pengamanan pilkades serentak di 71 Desa di Kabupaten Pamekasan tahun 2015 , tampak dalam apel tersebut yakni Wakil Bupati Pamekasan, Halil Asyari, Kapolres Pamekasan, Dandim 0826 Pamekasan, dan anggota forum pimpinan daerah Kabupaten Pamekasan. (15/11/2015).

 

Bertindak sebagai Pembina Apel Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha menyampaikan dalam sambutannya, pengamanan Pilkades tergantung dari tingkat kerawanan suatu wilayah, jika daerah rawan seperti halnya di Pantura pengamanannya harus dipertebal, serta wilayah lain yang kerap bermasalah dan memiliki sejarah sengketa diakuinya sudah diantisipasi.

 

“Pengamanan pilkades tergantung dari daerahnya, rawan atau tidak. Namun jika daerah rawan serta punya sejarah rawan konflik akan dipertebal, minimal dua puluh sampai empat puluh personel, Seluruh personel TNI maupun Polri yang terlibat dalam pengamanan Pilkades harus saling mendukung satu sama lain saat bertugas di lapangan”

 

Kapolres Pamekasan meminta agar anggotanya memetakan kerawanan, menggelar deteksi dini, mengoptimalkan fungsi intelijen, mendukung kinerja Babimkamtibmas, Kades dan tiga pilar untuk mengetahui dinamika dan fenomina yang berkembang di masyarakat. sehinga setiap permasalahan yang terjadi dan mengganggu jalannya pilkades, dapat diantisipasi sedini mungkin dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

 

“Kami peringaatkan, jangan sampai terlibat kegiatan politik praktis yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan TNI,” ungkapnya. (nfl/doc)

 

 

 

.

 

 

 

06
November

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan gelar Deklarasi Damai Bersama Seluruh Calon Kepala Desa se Kabupaten Pamekasan hari ini di Pendopo Ronggosukowati. Pamekasan, 06/11/2015.

Hadir dalam Deklarasi tersebut Wakil Bupati Pamekasan, Drs Kholil Asyari, Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Armed Mawardi, Kapolres Pamekasan, AKBP Sugeng muntaha, Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin, Ka. PN Pamekasan, Bambang Hery Mulyono SH, Ka Kejari Pamekasan, Toto Sucasto SH,SKPD Kab. Pamekasan, Forpimka se Kab. Pamekasan, Cakades se Kab Pamekasan sebanyak 182 orang, Perwakilan P2KD, Panitia Pemilihan kepala Desa,

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pamekasan menyampaikan deklarasi damai yang dilakukan harus menjadi komitmen awal calon kepala desa. Mereka harus ikut menjaga agar warga tidak terseret konflik kepentingan saat pilkades. deklarasi damai tersebut bertujuan untuk menjaga pelaksanaan pilkades bisa berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selama ini pilkades seringkali memantik konflik horizontal di tengah masyarakat. Langkah ini juga menjadi deteksi dini untuk mengantisipasi konflik saat pelaksanaan pilkades.(nfl/doc).

 

31
October

Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jawa Timur mengadakan  Pawai Budaya Kolosal yang dimulai dari monumen arek lancor dan finish di depan kantor Sekretariat DaerahKabupaten Pamekasan, kegiatan ini dalam rangkaian momentum hari jadi Kabupaten Pamekasan yang ke 485, namun tahun ini didesain sedemikian rupa oleh panitia, untuk mengingatkan kita kepada sejarah masa keemasan keraton mandilaras. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati bersama jajaran Forpimda dan kepala SKPD. Sabtu (31/10).

 

 

 

 Adapun tujuan kegiatan pawai budaya kolosal ini adalah:

1)  Memeriahkan dan meramaikan peringatan hari jadi ke 485 kabupaten pamekasan tahun 2015.

2)  Meningkatkan pemahamahan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dalam keragaman etnis dan budaya lokal,

3)  Meningkatkan apresiasi hasil-hasil pembangunan dalam rangka meningkatkan disiplin dan etos kerja guna mendukung tercapainya kesejahteraan rakyat;

 

Bupati ACH SYAFII dalam sambutannya menyampaikan ” agar kegiatan ini dapat menjadi moment penting untuk merefleksikan kembali, tekad, semangat serta komitmen masyarakat pamekasan, untuk selalu berada pada kondisi yang harmonis, sebagaimana digambarkan dalam suasana keakraban antara rakyat dengan keraton mandilaras pada masa pemerintahan pangeran ronggosukowati, dimana masyarakat hidup dalam kemakmuran dan berkepribadian luhur. Melalui tampilan pawai budaya ini, maka kita akan selalu diingatkan, bahwa kabupaten kita sudah melalui perjalanan yang sangat panjang;  bahwa walaupun berbagai proses politik dan demokrasi dengan segala dinamikanya telah kita lewati, tetapi sebenarnya kita tetap merupakan satu kesatuan, yaitu satunya tekad dan semangat serta manunggalnya kehendak antara pemerintah kabupaten dengan rakyat pamekasan”.(nfl/doc.hms).