28
December

Maraknya korban bencana alam, baik angin puting beliung, atau korban kebakaran dan lainnya di Pamekasan, membuat Pemerintah Kabupaten Pamekasan cepat dan tanggap terhadap bencana yang melanda warganya. Sebanyak 35 orang korban angin puting beliung yang rumahnya rusak beberapa hari lalu di Desa Durbuk Kecamatan Pademawu Pamekasan mendapat bantuan dari Bupati Achmad Syafii (Bupati Pamekasan), yang bertempat di Balai Desa Durbuk Pademawu. (28/12/2015).

Achmad Syafii Bupati Pamekasan mengatakan, pemberian santunan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Pamekasan terhadap keluarga korban bencana alam, sekaligus untuk meringankan beban keluarga mereka. Achmad Syafii berharap, pemberian bantuan ini bisa memberikan sedikit keringanan kebutuhan materiel, kepada keluarga korban.

 

Sementara itu dari hasil wawancara Bupati Achmad Syafii menyampaikan “ Awal musim hujan saya harapkan kepada masyarakat Pamekasan terutama daerah-daerah terjadi bencana baik itu bencana puting beliung, banjir maupun tanah longsor, untuk lebih waspada mengantisipasi kejadian-kejadian yang mungkin terjadi, disamping itu untuk jangka panjang kita harus lakukan sesuatau. Pemerintah Daerah bersama masyarakat haruas melakukan langkah-langkah dalam rangka menanggulangi antisipasi terjadinya bencana sepirtihalnya banjir, masyakat yang lain diharapkan juga untuk lebih rajin menanam pohon-pohon yang keras di sekitar lingkungan rumahnya karena ini juga akan membantu menahan terjangan angin puting beliung” ungkapnya. (naufal/doc.) 

23
December

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berhasil meraih predikat Kabupaten paling banyak berprestasi se Madura selama tahun 2015, penilaian ini dilakukan oleh 4 Universitas di Madura yang di selenggarakan oleh Harian Pagi Radar Madura Jawa Post Group. Selain itu Bupati Pamekasan dinobatkan sebagai Tokoh terfavorit dari empat Kabupaten se Madura. (22/12/2015).

Penerimaan penghargaan tersebut di tempatkan di Gedung Korpri Kabupaten Sumenep, tampak hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat dari empat kabupaten dan dari jajaran GM Radar Madura. Sementara itu sambutan dari executive officer Radar Madura institute Yasid, SH menyampaikan “ tahun ini tropi kita sampai 20 tropi  dan mudah-mudahan yang menerima tropi mereka yang layak menjadi juara, Madura Award terdiri dari dua kegiatan yakni berbasis kompetisi dan berbasis partsisipasi, kalau berbasis kompetisi jelas ada kabupaten berprestasi ada kecamatan menonjol dalam pelayanan public ada pemilihan BUMD terbaik se Madura da ada SKPD terbaik se Madura, sedangkan untuk kegiatan yang berbasis partisipasi adalah kategori tokoh terpopuler di Madura” sambutnya (nfl/doc).

 

 

14
December

Sebanyak 71 kepala desa (kades) terpilih, resmi dilantik oleh Bupati Pamekasan, Achmad Syafii di pendopo agung Ronggosukowati, Senin (14/12/2015).

Pelantikan tersebut, dihadiri oleh seluruh kades terpilih dan sejumlah forum pimpinan daerah (forpimda). Selain itu juga dihadiri langsung oleh para pendukung masing-masing kades terpilih yang menunggu di luar arena pelantikan.

Bupati Achmad Syafii meminta seluruh kades terpilih untuk melaksanakan tugas dengan baik demi kemajuan masing-masing desa. "Kami ucapkan selamat kepada para kedes terpilih dan semoga bisa mengamban tugas yang diamanahkan oleh masyarakat," kata Achmad Syafii.

"Selain itu, bagi seluruh kades yang sudah dilantik. Kita harapkan juga agar senantiasa melanjutkan program desa yang belum tuntas saat dijabat oleh kades sebelumnya," pintanya.

 

Pantauan di lapangan, pelaksanaan pelantikan berlangsung khidmad hingga proses pelantikan selesai digelar. Setelah dilantik, seluruh kades melakukan ramah tamah bersama bupati di ruang peringgitan. (nfl/doc)

10
December

 

Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 51 yang merupakan momen sangat penting dan strategis untuk memperkenalkan program kesehatan khususnya program prioritas sehingga tujuan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat segera terwujud.

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk memprioritaskan bidang kesehatan kedua setelah pendidikan hal tersebut tercermin dalam misi kedua Pemerintah Kabupaten Pamekasan yaitu “meningkatkan dan mengoptimalkan hidup bersih dan sehat melalui peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan”.

Dari hasil wawancara Bupati Achamad Syafii menyampaikan “kita punya program ODF (Open Defecation Free) bebas buang air besar sembarangan, kita harapkan nanti tahun 2017 akhir seluruh masyarakat Pamekasan sudah tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan, ada 5 kabupaten yang jadi pilot projek salah satunya Kabupaten Pamekasan, sekarang ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur punya target tahun 2019 Sudah Bebas (sudah ODF), Tetapi Pamekasan dengan kondisi yang sekarang kita punya target tahun 2017 dan ini kita sudah ukur dengan kerjasama dengan TNI kemarin kita sudah hitung-hitung saya kira tahun 2017 sangat memungkinkan, bahkan memungkinkan kalau kita percepat akhir 2016 bisa tercapai’” ungkapnya. (09/12).

Disamping itu Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan penandatanagn antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan serta dengan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan tentang kewajiban anak yang mau masuk PAUD, TK dan SD melampirkan piagam telah mendapatkan imunisai dasar mantap (IDAMAN).

Harapan Bupati Pamekasan pada tahun mendatang banyak hal yang harus kita gali dan kita benahi khususnya di bidang keshatan dan hal tersebut kalu kita bandingkan dengan kabupaten lainnya tidak kalah bersaing bahkan diatas rata-rata mereka. Pencapaian desa ODF  di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2014 telah mencapai 88 desa/kelurahan dan secara bertahap 101 desa/kelurahan yang belum ODF dapat terselesaikan pada akhir 2017. Imbuhnhya. (nfl/doc)