11
December

Bupati Pamekasan: Dasa Cita, Sepuluh Fokus Pembangun Pamekasan

Written by 
Published in Kegiatan Bupati

Foto : Bupati Badrut Tamam 

 

HUMAS PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan Senin (10/12/18) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pamekasan  tahun 2018-2023. Kegiatan ini digelar di Pendopo Ronggosukowati, dibuka oleh Bupati Pamekasan Badruttamam.

Musrenbang RPMD itu dihadiri Wakil Bupati Raja’ie, Forkopimda, pimpinan DPRD dan ketua ketua Komisi  DPRD Pamekasan dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pamekasan. Juga dihadiri petugas dari Bagian Perekonomian Bappeda Propisni Jawa Timur.

RPJMD merupakan kebijakan pembangunan daerah yang diselaraskan dengan visi misi pasangan Badrut Tamam dan Wakilnya Raja’ie  pada Pilkada beberapa waktu lalu. RPJPD itu diselaraskan dengan kebijakan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2005-2025 dan disingkronisasikan dengan pembangunan Jawa Timur dan aspirasi masyarakat. 

Buapati Badrut Tamam dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Visi yang disepakati dalam RPJMD Pamekasan tahun 2018-2023 adalah Pamekasan sejahtera melalui pembangunan dari bawah merata dan berkeadilan berkelanjutan berdasarkan nilai nilai agama Islam. 

Sedangkan misi yang ditetapkan penguatan SDM, perbaikan yang bertumpu pada pertanian,  peningkatan tata kelola pemerintahan, kualitas infrastruktur, pengelolaan petensi social budaya agama kepemudaan dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera

“Dari visi dan misi yang ditetapkan kami memiliki 7 tujuan penting, yakni  kualitas SDM, perbaikan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, perbaikan fiskal daerah, peningkatan pelayanan public, meningkatkan harmonissi kehidupan masyarakat. Dan dari 7 tujuan itu kami rinci dalam 17 sasaran kiatan,” katanya.

Beberapa issu staregis yang diperhatikan, kata Badrut Tamam, yaitu antara lain peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan  dan pemberdayaan perempuan, penyediaan infrasruktur dasar yang memadai, pengentasan penyandang masalah kesejahteraan social, optimalisasi produk pertanian, peningkatan tata kelola kota dan penanganan kepemudaan. 

Badrut tamam mengaku bahwa ada focus pembamngunan daerah selama lima tahun ke depan yang dikenal dengan nama  Dasa Cita yaitu 10 program pembangunan yang meliputi program anak cerdas dan pintar (Acar), yaitu beasiswa bagi santri pelajar dan mahasiswa prestasi dan makanan tambahan balita dan anak sekolah dan peningkatan kesejahteraan GTT dan PTT.

Kedua Desa Cerdas dan Mandiri (Desa Cermat) yaitu percepatan perbaikan infrastruktur dan pembangunan masyarakat desa melalui pemanfatan IT, pengembangan BUMDes dan pemanfatan sarajana satu desa satu sarjana sebagai pendamping  desa. Ketiga yaitu kesejahteraan guru ngaji, penjaga makam, penggali kubur, Modin dan kader Posyandu (Teker Pandan).

Keempat infrastruktur jalan dan jembatan  (Rujak Corek). Kelima sepuluh ribu wirausaha baru (Sapu tangan biru). Keenam kesehatan gratis (Sehati) yaitu peningkatan  derajat kesehatan melalui pemberian layanan kesehatan gratis bagi warga miskin.

Ketujuh, pemerintahan yang bersih dan pelayanan prima (kerepek tette) yaitu tambahan penghasilan pegawai dan penerapan teknologi informasi untuk meingkatkan  profesionalisme kerja. Delapan, perijinan cepat dan gratis (Ji Dulasis). Kesembilan, Satu tangka Air dan Jaringan air Minum Desa  (Strugking Desa) dan yang ke 10 petani dan nelayan sejahtera dan gembira  (Taneyan Lanjeng). (fal/hms) 

 

Read 1065 times
Rate this item
(0 votes)
Super User

Aliquam erat volutpat. Proin euismod laoreet feugiat. In pharetra nulla ut ipsum sodales non tempus quam condimentum. Duis consequat sollicitudin sapien, sit amet ultricies est elementum ac. Aliquam erat volutpat. Phasellus in mollis augue.

Website: www.youjoomla.com