27
October

 

PAMEKASAN (Humas Pamekasan) – Puluhan grup drumband di berbagai lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta di Kabupaten Pamekasan, meramaikan hari jadi Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang ke-488 Sabtu (27/10/2018).

 

Parade drumband dilepas dari alun - alun kota Pamekasan oleh Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e. Raja'e dalam sambutanya menyampaikan, Drumband merupakan salah satu media pengobar semangat perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Mantan aktivis sang hijau hitam (HMI) ini menambahkan musik Drumband ini tidak sekedar penyaluran hobby para peseta didik di beberapa lembaga pendidikan,  tetapi lebih pada upaya menumbuhkan rasa Nasionalisme dan Patriotisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. ungkapnya. 

 

 

Parade drumband ini cukup menyedot perhatian warga Pamekasan. Tidak hanya warga, pelajarpun ikut menyaksikan untuk menyemarakkan parade ini.

 

"Cukup bagus dan cukup menjadi hiburan bagi masyarakat karena pesertanya bagus-bagus mulai dari tingkat SMA sampai tingkat SD," kata Vina, salah satu warga yang tinggal di Jl.  Stadion Pamekasan.(fal/hms)

26
October

 

Pamekasan, (Humas Pamekasan)  – Bupati Pamekasan menyebut kenaikan pangkat merupakan dorongan kepada PNS untuk lebih meningkatkan prestasi kerja. 

 

" Bagi PNS yang pangkatnya telah naik, perlu saya tegaskan bahwa pangkat merupakan penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian PNS terhadap Negara. Kenaikan pangkat tersebut dimaksud sebagai dorongaan untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya" kata Baddrut Tamam saat melantik sejumlah pejabat fungsional dan menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada PNS di Pendopo Kabupaten, Jumat (26/10/2018).

 

Sementara itu Ra Baddrut sapaan akrabnya mengingatkan bahwa jabatan memiliki tanggung jawab penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

 

 

Ditangan para pejabat fungsional ini terletak pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepada pejabat fungsional ini masyarakat menaruh kepercayaannya.

 

" perlu saya ingatkan bahwa variabel kemampuan saudara bekerja sebagai PNS adalah sejauh mana saudara mampu melaksanakan tugas dengan cerdas dan tuntas di tempat kerjanya masing-masing sebagai pelayanan masyarakat " tegasnya. 

 

Jumlah pejabat fungsional Pamekasan yang dilantik hari ini sebanyak 23  dan 85 PNS Kenaikan pangkat. (fal/hms)

26
October

 

Pamekasan, (Humas Pamekasan)- Pemerintah  Kabupaten (Pemkab)  Pamekasan Madura Jawa Timur menggelar acara Jalan Sehat Sarungan (JSS) serta donor darah gratis di lapangan Pendopo Ronggosukowati dalam rangka  memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Jumat (26/10/2018).

 

JSS ini diikuti oleh ribuan santri serta masyarakat umum yang ada di Bumi Gerbang Salam.

 

“Alhamdulillah, JSS pagi ini di ikuti oleh ribuan santri serta masyarakat umum yang ada di Pamekasan. Semoga dengan terselenggaranya acara ini kita bisa diberikan manfaat oleh Allah SWT,” terang Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufik Hasyim, Jumat (26/10).

 

Dirinya menjelaskan tujuan dari terselenggaranya JJS dan donor darah gratis tersebut sebagian upaya untuk selalu mempererat tali silaturahmi antara warga Nahdiyin yang tersebar di Pamekasan.

 

“Indonesia ini adalah negara yang besar, mari kita jangan gampang diadu domba oleh orang-orang yang hanya ingin merongrong keutuhan NKRI kita,” tegasnya.

 

 

Sementara itu Bupati Baddrut Tamam dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh santri turut berperan aktif dalam memajukan Pamekasan.

 

“Seluruh elemen masyarakat, khususnya santri harus ikut berkontribusi terhadap bangsa dan negara, terlebih Kabupaten Pamekasan,” ungkapnya.

 

Acara ini juga diikuti oleh Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

 

Banyak door prize yang diberikan dan hadiah utama dalam JJS tersebut yaitu umrah gratis. (fal/hms).

24
October

 

PAMEKASAN (Humas Pamekasan) - Bupati Pamekasan Badrut Tamam meminta Kepala  Desa diwilayahnya agar menjadikan desa yang dipimpinnya sebagai  pusat keunggulan daerah. Karena itu dia menyarankan agar desa harus kreratif dan inovatif. Pelaksanaan pembangunan di semua desa, pelayanan dan administrasinya harus berjalan dengan baik.

Badrut Tamam mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Bursa Inovasi Desa (BID) yang digelar  Pemkab Pamekasan, di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (24/10/18). Pembukan BID ini dihadiri anggota Forkopimda lengkap, pimpinan OPD dan utusan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dia mengungkapkan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawa Cita dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun  2015-2019 guna meningkatkan kapasitas desa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yaitu dengan melaksanakan Program Inovasi Desa (PID) dimana salah satu kegiatannya adalah Bursa Inovasi Desa (BID).

BID, kata Badrut Tamam, merupakan forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat, yang menjadi media belajar bagi desa, untuk memperoleh informasi dan kegiatan inovasi dari desa lainnya yang dapat mendukung pembangunan desanya sendiri. Karena itu dia menyambut pelaksanaan BID ini, apalagi kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintahan Kabupaten Pamekasan 5 tahun ke depan.

”Sekarang saya memikirkan untuk memberikan tiap desa itu, satu sarjana pendamping desa, dengan harapan, agar menjadi pemicu pembangunan di tingkat desa. mohon doa dari segenap yang hadir pada acara ini semoga rencana baik ini dapat direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah melalui kajian-kajian yang diperlukan,” ujarnya.

Badut Tamam mengakui  bahwa banyak kendala untuk memajukan dan mengembangkan desa. Karena itu, dengan kegiatan BID ini, dia berharap dapat menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan pilihan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan APB desa yang lebih efektif dan inovatif.

”Sebagian ada yang menganggap kegiatan seperti ini hanya seremonial belaka, saya perlu tegaskan bahwa kegiatan saat ini bukan seremonial belaka, tetapi merupakan kegiatan yang penting, yang wajib diikuti oleh seluruh pihak terkait, sehingga perkembangan dan kemajuan desa dapat benar-benar kita wujudkan,” tandasnya.

”Karena itu, saya minta agar para utusan desa yang saat ini hadir, yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD dan tokoh masyarakat, benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan baik. Apa yang baik, yang bisa dilakukan oleh desa lainnya, bukan tidak mungkin, dapat diadopsi di desanya dengan menyesuaikan pada kondisi setempat.” imbuhnya.

 

Badrut Tamam berharap kegiatan BID ini benar benar terealisir di desa. Sehingga desa bisa memiki inovasi dan krerasi baru dalam menyusun program pembangunannya. Bukan hanya dalam bentuk infrastruktur, namun juga dalam bentuk program pemberdayaan sosioal ekonomi, sehinga berpengaruh pada peningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa. 

”Jika hasil dari program kreasi dan inovasi sudah jelas jelas tampak, maka nanti kami akan undang Kementrian untuk turun dan meninjau ke desa desa kreatif kami disini. Kita tunjukkan bahwa kita bisa bekerja inovatif dan kreatif untuk kamajuan Pamekasan yang lebih baik,”  katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Achmad Faisal mengatakan bahwa secara teknis dalam kegiatan BID itu setiap desa nanti mengusulkan program inovasi dan kreatifitas yang dianggarkan  melalui APBdes yang dimilikinya. Pilihan program kreatifitas dan inovasi itu lalu mendapat sertifikat dari pemerintah daerah yang harus direalisasikan dan dipertanggungjawabkan. (fal/hms).

Page 8 of 15