06
November

 

PAMEKASAN. (Humas Pamekasan) – Dalam Rangka Lomba KRPL  atau Kawasan Rumah Pangan Lestari Tingkat Jawa Timur Yang di Laksanakan  beberapa Waktu Lalu,  KRPL Kampung Atoran Kelurahan  Bugih Kabupaten Pamekasan meraih penghargaan harapan juara 1  dan petani  asal nyalabuh laok H. Fauzan sabet petani berprestasi juara VI tingkat Jawa Timur. (5/11).

 

Lomba KRPL itu sendiri dalam rangka hari pangan sedunia (HPS) ke 38 yang  bertempat di Jatim Expo surabaya, penghargaan KRPL diserahkan langsung kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan Provinsi Jawa Timur.

 

Penghargaan diterima langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pamekasan, Nayla Baddrut Tamam dan pemenang mendapat ucapan selamat dari Ketua TP. PKK Kab. Pamekasan. " Selamat dan Alhamdulillah Kita dapat juara semoga di tahun yang akan datang kita bisa lebih meningkatkan kinerja dan kreasi inovasi kita dan syukur-syukur berhasil mendapat juara 1" kata Ibu Nayla Baddrut Tamam.

 

Nayla Baddrut Tamam ( ketua TP. PKK Kabupaten ) dalam siaran persnya menyampaikan, dengan adanya pemamfaatan pekarangan diharapkan pekarangan sebagai lumbung pangan bagi keluarga, pemamfaatan pekarangan juga untuk meningkatkan pangan dan gizi. keluaraga, sehingga diharapkan KRPL dapat meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga. tandasnya.

 

Kegiatan HPS Jawa Timur Dilaksanakan selama dua hari (5-6) dengan diisi beberapa klegiatan diantaranya Lomba Cipta Menu Berbasis Sumberdaya Lokal, Festival Jajanan Kantin Sekolah Sehat Berbasis Pangan Lokal, gelar kreasi dan inovasi teknologi pangan olahan. Selain itu juga ada pemberian Award Peduli Ketahanan Pangan, Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tingkat Provinsi dan pengumuman pemenang lomba, termasuk Pemenang Lomba Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

 

Beginilah Karya  KRPL Kampung Taoran Kelurahan Bugih Pamekasan  , Yang mewujudkan Kawasan  Rumah pangan Lestari yang ada di Kampungnya, Berbagai Macam Sayuran yang di Kelola KRPL menambah Suasana Hijau Lingkungannya, tidak Itu saja. Dengan Memproduktifkan lahan Pekarangan ini, Warga Kampung Taoran Kelurahan Bugih bisa Lebih Hemat dalam mencukupi Kebutuhan Keluarganya.

 

Sementara itu, Terkait Kriteria Penilian KRPL tersebut , Ketua Tim Penilai Provinsi  Jawa Timur Yunus menjelaskan Bahwa Penilan  KRPL ini Berdasakan  Kelangsungan dan  Kelestaraian apa yang Telah di lakukan  anggota KRPL yang ada  di Desa,  Termasuk Penilian Perkembangan  Luasan  area  Tanaman Yang ada di desa. (fal/hms)

 

05
November

 

PAMEKASAN - (Humas Pamekasan)  Upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-488 Kabupaten Pamekasan, Senin (5/11) digelar dengan cara yang sangat unik. Pasalnya seluruh peserta yang terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Pimpinan OPD serta Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan baju adat Madura berupa Pesak dan Odeng.

 

Lebih dari itu, upacara yang bertempat di halaman kantor Bupati tersebut, bahasa yang digunakan oleh para petugas upacara juga sangat unik, yakni menggunakan bahasa Madura. Bahkan pada saat Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan sambutannya juga berbahasa Madura.

 

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, peringatan Harjad ke-488 Kabupaten Pamekasan tahun ini mampu menjadi refleksi tentang makna yang sebenarnya. Sebab diusia yang sudah menginjak 488 tahun bukanlah umur yang sebentar. 

 

“Angka 488 tahun bukanlah umur yang sebentar, sudah cukup dewasa dengan dinamika yang pernah di lalui kabupaten tercinta kita ini,” ujar Bupati Baddrut.

 

Oleh karena itu, pihaknya meminta beberapa hal positif yang telah terjadi terus dilaksanakan. Sedangkan hal-hal kurang berkenan bersama-sama ditinggalkan guna merasakan perjuangan dan pengabdian para pendahulu di tahun yang akan datang.

 

“Beberapa hal yang telah dilalui para pendahulu kita ambil hikmahnya, guna memberikan bermanfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat kabupaten Pamekasan,” tutur orang nomor satu di bumi gerbang salam tersebut.

 

 

Diakhir sambutannya, Bupati berharap ASN di Lingkungan Pemkab Pamekasan terus meningkatkan kinerja di hari-hari yang akan datang. Pihaknya berjanji untuk terus melakukan inovasi, kreasi dan percepatan pembangunan yang mampu memberikan manfaat bagi kita semua.

 

“Selamat Hari Jadi ke-488 Kabupaten Pamekasan untuk kita semuanya. Mudah-mudahan kita benar-benar meningkatkan etos kinerja kita mulai dari sekarang, guna menuju Pamekasan Hebat yang Rajjah, Bhajjrah, tor Parjjugah,” tutup Bupati yang dikenal Milineal tersebut. (fal/hms)

02
November

 

PAMEKASAN, (Humas Pamekasan) - Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Pamekasan, Ibu Nayla Baddrut Tamam (Ibu Bupati Pamekasan) beberapa hari yang lalu kunjungi lomba Posyandu dan PHBS tingkat Kabupaten tahun 2018 yang digelar di Desa Bangkes Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Senin (29/10/2018).

 

Acara yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Pamekasan, yang diikuti oleh 20 Puskesmas se Kabupaten Pamekasan, dimana setiap Puskesmas menampilkan Posyandu terbaiknya, Acara ini dikemas dengan bermacam rangkaian kegiatan dan bermacam hiburan. Acara ini dihadiri oleh Ibu Nayla Badrut Tamam, Forkopimka, Kades Bangkes, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan lainnya.

 

Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten, Ibu Nayla Badrut Tamam mengatakan bahwa dengan diadakan kegiatan lomba Posyandu dan PHBS ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan. 

 

"Saya berharap dengan adanya lomba Posyandu dan PHBS akan membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat, utamanya bagi kaum ibu - ibu dan Balita, dan ini sesuai dengan anjuran Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim kepada ranting, utama ranting Pamekasan," tuturnya.

 

Menurut Nayla Badrut Tamam, Pelaksanaan Program Posyandu dan PHBS di Desa Bangkes cukup bagus dan masyarakatnya terlihat sangat antusias sekali. 

 

"Saya berharap kegiatan Posyandu terus berjalan, bukan hanya hari ini saja, akan tetapi kedepannya terus berlangsung dan tetap bekerja sama dengan DPP PKK Kabupaten selaku mitra dari Pemerintah untuk mewujudkan Slogan Bapak Bupati, yaitu Pamekasan Hebat, Pamekasan yang Rajjeh, Bejjreh dan Parjugeh," terangnya.

 

Sementara kepala UPT Puskesmas Kadur Sri Wahyuni mengatakan bahwa lomba Posyandu dan PHBS tingkat Kabupaten untuk di Kecamatan Kadur, kali ini menunjuk Posyandu Mawar yang ada di Desa Bangkes. 

 

"Ada beberapa program yang kita galakkan, diantaranya cuci tangan gembira bersama anak Paud, mana lagi,  detox verbal, pemberian ikan ke rumah tangga yang masih ada jentiknya, termasuk pula kegiatan gemar makan ikan (Gemari)," ulasnya.  Kepala Puskesmas Kadur berharap, pasca diadakan lomba Posyandu dan PHBS, masyarakat bisa lebih berprilaku hidup bersih dan sehat dengan 10 indikator yang ada didalamnya, diantaranya adalah gerakan cuci tangan, persalinan tenakes, menggunakan jamban sehat dan yang lainnya.

 

"Selain PHBS, sekarang lagi gencar - gencarnya terkait Stunting, untuk di Kecamatan Kadur ada sekitar 600, sedangkan di Desa Bangkes sendiri ada sekitar 150 sasaran, jadi harapan kami dengan adanya lomba Posyandu disini, ada kelas ibu hamil yang akan diberikan penyuluhan terhadap mereka untuk menurunkan angka Stunting, salah satunya adalah dengan memperhatikan 1000 Hari Pertama Kehidupan jadi Stunting bisa diatasi dengan memulai memperhatikan gizi mulai dalam kandungan sampai menjadi bayi," pungkasnya.  (fal/hms).

02
November

 

PAMEKASAN, (Humas Pamekasan)– Pemkab Pamekasan menggelar Haul Panembahan Raja Ronggosukowati yang berlangsung di Pendopo  Ronggosukowati dalam rangka hari jadi Pamekasan yang ke-488 tahun, Kamis (01/11/2018) malam Jum’at.

 

Baddrut Tamam dan sejumlah Forkopimda, Perwakilan DPRD, Kepala OPD, Ulama, sejumlah tokoh masyarakat, pimpinan parpol, ormas dan para tamu undangan hadir dalam acara tersebut.

 

Bupati Pamekasan mengatakan dalam sambutannya, haul Ronggosukowati ini diharapkan bisa menjadi refleksi tentang model dan cara kepemimpinannya dalam memimpin Pamekasan.

 

“Mudah-mudahan kita semua mendapat nikmat dari Allah SWT atas silaturrahim dan pertemuan malam ini serta semoga kita semua diberi kesehatan, keselamatan serta  kebahagiaan bagi kita semua,” ucap Baddrut Tamam.

 

Pada kesempatan itu, Politikus muda partai kebangkitan bangsa (PKB) asal Gerbang Salam ini meminta doa dan dukungan dari para ulama dalam memperjuangkan  Kabupaten Pamekasan kearah yang lebih baik lagi.

 

Ia berharap semua kebijakan yang diambilnya bersama pimpinan OPD kedepan memiliki dampak dan efek pertumbuhan ekonomi pada masyarakat.

 

“Karenanya kedepan saya sedang berpikir dan memeras pikiran, mudah-mudahan semua pimpinan OPD juga untuk kemudian melakukan beberapa kebijakan-kebijakan inovatif, kreatif. Dari inovasi dan kreasi ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing sektor, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat cepat dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pamekasan,” ungkapnya.

 

 

Ra Baddrut sapaan akrab Baddrut Tamam ini berharap, dengan Haul Ronggosukowati ini, semua yang hadir bisa merasakan atmosfir perjuangannya di Kabupaten Pamekasan. Karena ia khawatir tidak banyak yang tahu tentang bagaimana perjuangan Ronggosukowati dalam membangun Pamekasan.

 

“Semoga kedepan ada buku sejarah yang akan diberikan ke sekolah-sekolah tentang bagaimana Ronggosukowati membangun Kabupaten ini dengan doa, perjuangan dan seterusnya,” katanya.(fal/hms)

Page 6 of 15