15
November

 

 

PAMEKASAN (Humas Pamekasan)  Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengajak kepeda seluruh Stakeholder di lingkungan pemerintah Kabupaten setempat untuk mendukung peran Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pamekasan dalam memenuhi kebutuhan darah di wilayah itu.

 

Demikian disampaikan Bupati Baddrut Tamam saat memberi sambutan pada acara serah terima bantuan alat Blood Collection Maxer di Pendopo Ronggosukowati, Kamis (15/11/2018).

 

"Peran PMI di seluruh Indonesia sangat luar biasa dalam memenuhi kebutuhan stok darah di berbagai rumah sakit di Indonesia, oleh karenanya peran PMI ini perlu dukungan bersama kita semua, semoga gerak langkah PMI terus kita dukung untuk menyuplai stok kebutuhan darah di semua rumah sakit, klinik, khususnya juga di Pamekasan," kata Bupati muda ini. 

 

Menurutnya, di Kabupaten Pamekasan, saat ini tidak lagi kekurangan stok darah. Hal itu merupakan peran PMI yang selalu menjemput para pendonor ke wilayah Kecamatan, Desa, bahkan sekolah - sekolah. 

 

Apalagi, adanya bantuan alat Blood Collection Maxer akan memberikan peningkatan kinerja bagi PMI, sehingga, pelayanan kesehatan akan lebih maksimal. 

 

"Blood Collection Maxer ini sangat berarti bagi kita semua untuk kemudian mendorong kinerja UTD PMI di Madura dalam memproduksi darah," lanjutnya. 

 

"Semakin cepat pelayanan kita, maka akan semakin baik dan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap kebutuhan darah di Kabupaten Kabupaten yang ada di Madura," sambung Politikus partai kebangkitan bangsa (PKB) ini. 

 

Bupati Baddrut Tamam berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Pamekasan guna mewujudkan cita-cita idealnya, yakni menuju Pamekasan Hebat. (fal/hms)

13
November

 

PAMEKASAN (Humas Pamekasan) Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menyambut secara khusus kedatangan santri Pondok Pesantren Banyuanyar yang meraih juara Tahfidz Al Quran tingkat ASEAN di pendopo pemkab setempat, Selasa (13/11/2018).

 

Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan Moh Alwi mewakili Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Afandi.

“Ini kami lakukan karena ia telah mengharumkan nama Pamekasan di tingkat ASEAN,” kata Alwi.

Alwi juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan ustaz yang telah membimbing siswa bernama Dodi Andrian Febriansyah, kelas XI SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Jurusan IPS 2 asal Desa Kapong, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan itu, hingga berhasil meraih juara.

Anak dari pasangan Muhammad Anwar dan Satuni itu berhasil meraih juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) ke-4 tingkat Asean kerja sama Pesantren Darunnajah Jakarta dengan Qatar yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 9 hingga 11 November 2018.

Dodi, sebelumnya juga pernah berhasil meraih juara 1 Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Wilayah Jawa Timur yang bertempat di Pesantren Modern Al-Amanah Sidoarjo.

 

Pada lomba tingkat Asean itu, diikuti delegasi dari sejumlah negara, seperti Kamboja, Singapura, Myanmar, Brunai Darussalam, Malaysia, Thailand, Filipina dan Qatar.

Di tingkat Asean itu Dodi berhasil meraih juara 3, sedangkan juara 1 diraih oleh peserta dari Kamboja dan juara 2 diraih oleh peserta dari Banten.

Juara Tahfidz Quran kali ini menambah koleksi piala dari kategori lomba Tahfidz di SMA Tahfidz Darul Ulum. Sebelumnya utusan lembaga ini juga berhasil meraih juara tingkat nasional yang diadakan di Universitas Brawijaya Malang dan juga juara tingkat Kabupaten dalam seleksi MTQ Kabupaten Pamekasan.

Selain disambut khusus Pemkab Pamekasan, kedatangan santri peraih juara MHQ tingkat Asean itu juga disambut meriah ribuan santri di pondok pesantren itu.

“Kami berharap keberhasilan Dodi ini akan menjadi inspirasi bagi siswa dan santri lainnya di lembaga Darul Ulum, Banyuanyar ini,” ujar guru SMA Tahfidz Pamekasan Halil. (fal/hms)

 

13
November

 

PAMEKASAN (Humas Pamekasan) -Penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Desa Pasanggar Kecamatan Pegantenan, Kab. Pamekasan, selama satu bulan berakhir dengan lancar. Selama kegiatan, tim TMMD berhasil membangun infrastruktur dan mental masyarakat desa setempat.

 

Kaskoarmada II Laksamana pertama TNI Ahmad Heri Purwono,  SE. MM. saat menutup program TMMD ke-103 mengatakan bahwa kegiatan TMMD ini untuk mengingatkan bahwa TNI dari rakyat untuk rakyat. Sehingga dalam kondisi tidak perang harus menyatu dengan masyarakat.

 

"Dengan semangat gotong-royong dan bahu membahu kita membangun infrastruktur dan mental masyarakat sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran TNI," kata Kaskoarmada II Laksamana pertama TNI Ahmad Heri Purwono,  SE. MM. dengan didampingi Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, di lapangan Kecamatan Pasanggar, Selasa (13/11/2018).

 

Lebih lanjut Ahmad Heri Purwono menambahkan bahwa selama program TMMD selama satu bulan ini para prajurit sangat berkesan, sebab mereka hidup dan makan bersama masyarakat sehingga mereka betul-betul menyatu bersama rakyat.

 

Selain itu, masyarakat juga diharapkan menjaga bangunan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara jangka panjang.

 

"Bangunan yang sudah dibangun, kami harapkan dijaga dengan baik sehingga bisa dipakai secara jangka panjang," sambungnya.

 

Sementara itu Bupati Pamekasan yang diwakili Sekda Bpk Alwi, menambahkan Pemkab Pamekasan sangat mendukung program TMMD ke-103 ini.

 

Sebab dengan program ini masyarakat desa mendapat banyak manfaat. Mulai pembangunan infrastruktur sampai pembangunan mental.

 

"Dengan bangga dan bersyukur adanya program TMMD, Mulai pembangunan jalan, jembatan, bronjong, rtlh dan pengaspalan. Termasuk penyuluhan bahaya narkoba dan penanaman mental tentang kebangsaan. Semuanya diberikan oleh Tim TMMD," tandas Alwi. (fal/hms)

Page 5 of 15